Marlina : "Kata orang itu biasa tapi buatku itu luar biasa"

17 Februari 2017 18:22 WIB | dibaca 433

 

Informasi dapat mengubah perilaku manusia. Hal ini terbukti ketika sebuah program yang datang dari sebuah organisasi perempuan ‘Aisyiyah. Hadir dengan segudang informasi dan memberikan sebuah dampak yang positif bagi kehidupan Ibu-Ibu di Desa Lumbang, khususnya seperti yang dirasakan oleh Marlina. Marlina adalah salah satu dari kader BSA Desa Lumbang yang merasakan dampak positif dari kegiatan MAMPU ‘Aisyiyah.

Marlina yang biasa dipanggil Ana ini semula tidak pernah bergabung dengan sebuah komunitas, dikarenakan tidak ada izin dari sang suami. Kini ia sudah bisa merasakan duduk berdampingan serta berbagi informasi tentang berbagai hal yang bermanfaat. Bahkan ia bisa  menyampaikan probem pribadinya tentang kesehatan reproduksi dalam komunitas yang ia ikuti. Namun perubahan yang terpenting bagi Ana ialah bisa belajar membaca Al-Quran. Ana yang sebelumnya tidak bisa membaca Al-Quran kini mulai bisa melantunkan ayat suci Al-Quran meskipun dengan terbata-bata. “Kata orang itu  biasa tapi buatku itu luar biasa”  ungkapan Ibu yang penuh kesederhanaan ini.

Ibu Marlina ini merupakan Ibu rumah tangga di Desa Lumbang kecamatan Sambas Kabupaten Sambas Kalimantan Barat. Ibu muda yang lahir 28 tahun silam memiliki 2 orang anak yaitu putra dan putri yang masih duduk di bangku SD, sejak bulan Maret 2016 Ana mulai bergabung dengan MAMPU ‘Aisyiyah melalui binaan tim kader Desa di Desa Lumbang.

Sebagai kader di komunitas BSA. Ana selalu menyempatkan waktu disela-sela kesibukannya sebagai ibu rumah tangga. Ia tidak pernah ketinggalan dalam mengikuti kegiatan dari program MAMPU ‘Aisyiyah, yang merupakan wadah bagi perempuan usia subur (PUS) khususnya dhuafa Mustadhafin untuk bersilaturahmi, berbagai informasi tentang kesehatan reproduksi diantaranya sosialisasi masalah ASI, IMD, KB, dan pemeriksaan IVA, Pap Smear, Sadari serta Sadarnis. Tidak hanya sampai di situ, program MAMPU ‘Aisyiyah juga mengangkat isu pemberdayaan ekonomi melalui berkebun sayuran, dan pembinaan keterampilan (life skil) serta pendidikan. Tak ketinggalan pendidikan keagamaan juga dilaksanakan di BSA Desa Lumbang khususnya di komunitas Ibu Ana mengadakan pembinaan belajar baca Al-Quran. Adapun tujuan dari program ini adalah peningkatan kualitas kesehatan reproduksi, menciptakan komunitas Ta’awun (tolong menolong) dan mewujudkan ekonomi produktif, serta meningkatkan iman dan takwa. 

Sebelumnya Ana tidak percaya diri untuk belajar baca Al-Quran. Namun setelah adanya program MAMPU ‘Aisyiyah Ana memberanikan diri untuk belajar membaca Al-Quran. “terkadang saya malu dengan kondisi saya saat ini, anak sudah mulai besar dan pandai mengaji tapi saya sendiri belum bisa mengaji kalah sama anak saya” ujar Marlina tersipu malu. Akan tetapi rasa malu itu dikuburnya dalam-dalam ia pun bertekad agar bisa mengaji dan membaca Al-Quran. “Jika saya tidak belajar kapan saya bisanya” ujar Marlina yang sering menjadi bahan tertawaan bagi anaknya ketika ia salah membaca Al-Quran.

Atas dukungan dari sang suami maka Ana semakin semangat dalam mengikut kegiatan di komunitasnya. Dampak lain yang dirasakan oleh Ibu Ana dari program ‘Aisyiyah ini adalah bertambahnya wawasan dan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi. Ana yang dulunya percaya dengan mitos-mitos yang berkembang pada masyarakat setempat mengenai ASI dan IMD ia kini bisa menjelaskan kepada keluarga dan tetangga terdekat tentang pentingnya ASI dan IMD serta pentingnya asupan gizi bagi Ibu menyusui.

Dengan pengetahuan yang di perolehnya, Ana mematahkan mitos tanak lada yang dipercaya masyarakat. “Tanak Lada itu artinya sambal dengan bahan lada” ujar Ana. Tanak Lada  berkembang di masyarakat sebagai makanan yang hanya diperbolehkan di berikan kepada ibu setelah melahirkan. Oleh karena itu Ana berbagi informasi dan juga fakta kepada masyarakat tentang pentingnya kesehatan bagi ibu menyusui. Ia berusaha meyakinkan masyarakat agar tidak mempercayai mitos tersebut.

Seuntai harapan Ibu Marlina program ini tidak akan berhenti sampai disini saja, bisa berlanjut dengan program-program yang lebih mendidik dan menambahkan wawasan serta pengetahuan dan tentunya memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Semoga setetes embun dari ‘Aisyiyah bisa menghapus dahaga dalam tubuh Ana dan Ibu-Ibu yang lainnya untuk sekarang dan yang akan datang. Amin.

Penulis
Nama: Rosaleni
Hubungan dengan program: Kader Desa

Responden
Nama: Marlina
Hubungan dengan program : Kader BSA