Perjuangan Merintis TK ABA Gunungan 3

23 Agustus 2019 17:06 WIB | dibaca 59 | oleh: Zakaria Muhammad (Penulis SieradMu)

Peringatan Satu Abad Taman Kanak-Kanak 'Aisyiyah Bustanul Athfal (TK ABA) bersamaan dengan peringatan milad ke 56, TK ABA Gunungan 3 yang sekarang menempati lahan tetap di kawasan Perumahan Gunungan, Kelurahan Barenglor, Kecamatan Klaten Utara.

Momentum ini mengingatkan perjuangan para perintis TK ABA Gunungan 56 tahun yang lalu. Seperti halnya perjuangan para kader 'Aisyiyah merintis pendirian TK ABA di Kauman, Yogyakarta 100 tahun yang lalu, dinamika perjuangan para perintis TK ABA Gunungan 3 di Kabupaten Klaten juga mengalami tantangan yang beragam. Namun dengan semangat perjuangan para kader perempuan berkemajuan ini TK ABA Gunungan 3 dapat bertahan sampai dengan usia ke 56 tahun.

“Sampai dengan usia ke 56 tahun ini TK AGA Gunungan 3 sudah mengalami pindah tempat sebanyak 7 kali, hal ini tidak menyurutkan semangat para perintis, komite dan pengelola lembaga pendidikan ini berkiprah di dunia pendidikan”, kata Perintis TK ABA Gunungan 3, Hj. Siti Komariyah.

Ia yang juga menjabat Ketua Pimpinan Daerah 'Aisyiyah (PDA) Klaten ini mengungkapkan pada awal merintis TK ABA Gunungan 3 dengan memanfaatkan pinjaman lahan bekas tempat sampah di belakang kantor Departemen Agama pada waktu itu tahun 1971.

“Kebetulan waktu itu Kepalanya bapak KH Amir Ma’sum yang merupakan tokoh Muhammadiyah, atas kebaikannya meminjamkan lahan di belakang Kantor Depag”, ungkap Komariyah.

Ia menuturkan, selama 4 tahun menempati gedung tersebut akhirnya kami disuruh hengkang karena lahan diminta kembali oleh Depag, begitu KH Amir Ma’sum tidak menjabat sebagai Kepala pada 1975.

“Para pengurus pun memutar otak bagaimana mendapatkan lahan untuk keberlangsungan TK ABA ini, akhirnya dengan bantuan dari Muhammadiyah, Kami memulai membangun gedung secara mandiri diawali dengan lahan 300 meter, selanjutnta secara bertahap kami juga mendapatkan wakaf tanah dari mereka yang sangat peduli dengan perkembangan pendidikan”, lanjutnya.

Dijelaskan Komariyah, selama proses pembangunan gedung TK ABA Gunungan 3, pengurus sama sekali belum mendapatkan bantuan dari pemerintah, pengurus memiliki cara sendiri untuk menghimpun dana pembangunan dengan memberdayakan santunan para alumni yang telah sukses.

“Alhamdulilah sampai dengan semua gedung terpenuhi hingga sekarang sudah sesuai standar yang dikehendaki pemerintah dan dalam pengelolaanya pemerintah juga mulai memberikan bantuan dalam bentuk dana bos”, jelasnya.

Dia berharap dengan perkembangan TK ABA sampai sekarang yang penuh dinamika dapat menjadi motivasi para kader 'Aisyiyah Klaten yang berdakwah melalui bidang pendidikan ini guna menguatkan komitmen 'Aisyiyah dalam mencerdaskan bangsa.

Dalam peringatan milad ke-56, TK ABA Gunungan 3, selain menghadirkan kreasi para siswa dari para guru juga menyajikan drama singkat mengenai sejarah pendirian TK ABA Gunungan 56 tahun lalu. Kepala TK ABA Gunungan Sri Indrawati mengatakan saat ini jumlah siswa tercatat 116 anak dengan tenaga pengajar mencapai 12, staf TU 1, penjaga 1 dan 1 Kepala Sekolah.

Sedangkan Sekretaris Camat Klaten Utara, Nindyawati mengaku bangga hadir bisa hadir dalam rangkaian kegiatan menyongsong muktamar Muhammadiyah dan 'Aisyiyah di Solo, Milad TK ABA 1 Abad dan milad TK ABA Gunungan 3 ke- 56 tahun.

“Harapannya kedepannya menjadi lebih bagus lebih hebat dalam mencetak generasi penerus bangsa yang bangsa kuat hebat dan berakhlak mulia.

Sumber: sieradmu.com