Aisyiyah Gelar Pelatihan Kepemimpinan untuk Pemantauan & Advokasi Anggaran Pelaksanaan Jampersal dan KB

18 November 2012 15:19 WIB | dibaca 722 | oleh: Aisyiyah

 


Kamis, (15/11). Untuk menjamin terpenuhinya hak hidup sehat bagi seluruh penduduk termasuk penduduk miskin dan tidak mampu, maka pemerintah bertanggung jawab atas ketersediaan sumber daya dibidang kesehatan yang adil dan merata bagi seluruh masyarakat dalam memperoleh derajat kesehatan setinggi-tingginya.

Jaminan kesejahteraan inilah yang kemudian digadang-gadang sebagai tanggung jawab pemerintah terhadap masyarakat Indonesia untuk menciptakan kehidupan berbangsa yang lebih baik. Indonesiapun terlibat dalam kesepakatan global atau yang lebih dikenal dengan Millenium Develoment Goals/MDG’s 2000 untuk mencapai target dan indikator kesejahteraan yang ditentukan. Salah satunya adalah, program pemerintah yang menetapkan kebijakan bahwa biaya persalinan ibu melahirkan ditanggung oleh pemerintah melalui Jaminan Persalinan (jampersal).

“Pemerintah memang selalu membuat program kesehatan bagi ibu dan anak, tapi programnya terkadang tidak tepat, bahkan keliru menentukan target.” Kritik Noordjanah, Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah saat membuka workshop Kepemimpinan untuk Pemantauan dan Advokasi Kebijakan Anggaran dalam Pelaksanaan Program Jampersal dan pelayanan KB melalui Pemanfaatan ICT kerjasama dengan USAID Indonesia, di Bantul, Yogyakarta.

Sebanyak 30 peserta dari Perwakilan Pimpinan Wilayah Jawa Tengah beserta perwakilan dari dua Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Klaten dan juga Kendal membahas seluk beluk program serta anggaran jampersal dan pelayanan KB. Selain mendapatkan wawasan serta pengetahuan mengenai program dan anggaran, para peserta didorong untuk berperan aktif dalam memantau dan mengadvokasi program pelayanan melalui media elektronik.

‘Aisyiyah sendiri telah menyediakan beberapa portal untuk menampung keluhan, kritik dan saran bagi calon dan pengguna jampersal. Bahkan para pekerja kesehatan sekalipun bisa menyampaikan aspirasinya lewat akun facebook “Ayo Pantau Jampersal & KB”, grup facebook “Pantau Anggaran Jampersal & KB”, akun twitter di @PPAisyiyah, website ‘Aisyiyah, email ke lppa_ppa@yahoo.com serta bisa juga melalui sms.

Pelatihan tersebut dilaksanakan selama tiga hari, terhitung dari tanggal 15 sampai dengan 17 November 2012. “Saya percaya, jika keprihatinan kita terhadap Angka Kematian Ibu (AKI) dan Bayi (AKB) hanya terbatas pada kegitan workshop saja, maka dipastikan belum bisa mengurangi kasus kesehatan pada perempuan dan anak. Dan saya berharap, setelah tiga hari ini, ibu-ibu bisa jeli melihat kasus, bisa melakukan advokasi sekaligus berani berbicara kepada pemerintah untuk menuntaskan masalah yang berkaitan dengan jampersal.” Tutur Ketua Pelaksana, Khusnul Hidayah, M.Si. [.]