Upayakan Kesejahteraan Guru, PCA Sawit Bentuk Tabungan Peduli Akhirat

07 Agustus 2018 16:58 WIB | dibaca 147


 

Pendidikan usia dini adalah salah satu tonggak awal pembentukan karakter anak. Akan tetapi sayangnya masih banyak pendidik yang pendapatannya masih jauh dari kata layak. Hal serupa juga terjadi pada pendidik di TK ABA yang ada di Kecamatan Sawit, Boyolali. Hal tersebut menimbulkan keprihatinan bagi Pimpinan Cabang 'Aisyiyah (PCA) Sawit, Kabupaten Boyolali sehingga memutuskan untuk membentuk Tabungan Peduli Akhirat.

Disampaikan oleh Ketua PCA Sawit, Siti Handayani di sela kunjungannya ke Pimpinan Pusat 'Aisyiyah bahwa Tabungan Peduli Akhirat adalah bentuk kepedulian pengurus PCA Sawit untuk bisa membantu meningkatkan pendapatan guru-guru TK ABA yang masih di bawah tiga ratus ribu rupiah. "Di sini kami mengumpulkan dana secara sukarela, seikhlasnya yang setiap bulannya akan kami serahkan kepada beberapa guru," terang Handayani.

"Kami tidak mau menutup mata, mereka adalah pendidik yang mengajar anak-anak yang akan menjadi penerus bangsa, apa yang bisa kita lakukan harus kita lakukan, yang paling tidak bisa sedikit membantu mereka," ujar Handayani saat ditanya mengenai Tabungan Peduli Akhirat yang dibentuk pada 21 September 2017 ini.

Menurut Irmawati selaku Ketua Majelis Dikdasmen PCA Sawit, terdapat beberapa hal yang menyebabkan gaji para guru masih minim dan adalah tidak mungkin bagi sekolah untuk membebankan kepada para siswa. Oleh karena itu digalanglah komitmen pengurus PCA Sawit yang kemudian juga menjadi komitmen Pimpinan Cabang Muhammadiyah Sawit untuk bersama-sama membentuk Tabungan Peduli Akhirat ini. "Semua dana yang terkumpul kami kelola sendiri dan juga setiap bulannya kami keluarkan pelaporan secara transparan," terang Irma. Semua ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab atas sumbangan dana yang sudah diterima.

Untuk saat ini baru sekitar enam orang guru yang mendapat subsidi dari Tabungan Peduli Akhirat ini. Harapan kedepannya akan semakin banyak anggota 'Aisyiyah yang tergerak hatinya untuk bisa berpartisipasi dalam Tabungan Peduli Akhirat ini sehingga semakin besar kesempatan untuk mensejahterakan para guru. (Suri)