Universitas Bandung, Universitas Ketiga 'Aisyiyah

06 Oktober 2020 10:45 WIB | dibaca 338

 
"'Aisyiyah telah memiliki tiga universitas yakni Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta, Universitas 'Aisyiyah Surakarta, dan saat ini telah terbit SK Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan untuk Universitas 'Aisyiyah Bandung." Pengumuman telah resminya peralihan bentuk STIKES 'Aisyiyah Bandung menjadi Universitas 'Aisyiyah Bandung disampaikan oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat 'Aisyiyah, Siti Noordjannah Djohantini saat menyampaikan sambutannya dalam International Conference on 'Aisyiyah Studies (ICAS) 2020 pada Sabtu (3/10). 
 
Universitas 'Aisyiyah (UNISA) Bandung merupakan universitas ke-tiga yang dikelola 'Aisyiyah sebagai organisasi perempuan muslim di Indonesia di mana sebelumnya telah berdiri Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta dan Universitas 'Aisyiyah Surakarta. 
 
Kiprah dan kepedulian 'Aisyiyah dalam bidang pendidikan telah ditunjukkan sejak awal berdirinya di mana embrio awal berdiri 'Aisyiyah adalah melalui kelompok belajar dan mengaji 'Sapa Tresna'. 'Aisyiyah juga merupakan pioner dalam pendidikan anak usia dini dengan telah mendirikan Bustanul Athfal atau taman kanak-kanak sejak 1928. Kepedulian 'Aisyiyah kemudian berkembang dengan mendirikan berbagai sarana pendidikan tidak hanya TK dan Kelompok Bermain akan tetapi juga SD, SMP, SMA, keaksaraan fungsional, Perguruan Tinggi, hingga Universitas. 
 
"'Aisyiyah menggerakkan melalui berbagai amal usaha diantaranya adalah 'Aisyiyah mungkin menjadi satu-satunya organisasi perempuan muslim yang mengelola pendidikan sampai perguruan tinggi," ujar Noordjannah. 
 
Noordjannah bersyukur atas perubahan bentuk yang telah berhasil diraih dari STIKES 'Aisyiyah Bandung menjadi Universitas 'Aisyiyah Bandung. Ia mengucapkan selamat kepada segenap pimpinan serta civitas akademika Universitas 'Aisyiyah yang terus semangat bergerak walau di masa pandemi ini. "Kita bersyukur semuanya pada masa pandemi ini kita terus bergerak dan mudah-mudahan akan disusul Perguruan Tinggi 'Aisyiyah lain dari berbagai daerah."
 
Dunia pendidikan merupakan salah satu cara bagi 'Aisyiyah menunjukan kontribusinya bagi bangsa dan negara yakni dengan memberikan pendidikan bagi kader calon pemimpin umat yang memberi harapan bagi bangsa ini. 
 
Melalui UNISA ini menurut Noordjannah merupakan langkah ‘Aisyiyah sebagai ibu bangsa untuk mengemban jihad bagi kepentingan umat dengan menyiapkan calon-calon pemimpin bangsa. “‘Aisyiyah mengemban perjuangan, mengemban jihad untuk kepentingan umat dan bangsa, salah satunya melalui UNISA ini, salah satu yang kita persiapkan untuk berkontribusi bagi kepentingan bangsa dan negara adalah melalui UNISA telah hadir kader-kader para calon pemimpin muda dengan jiwa yang kokoh, terus bergerak pantang mundur raih prestasi gemilang." (Suri)