UNISA Yogyakarta Gelar Wisuda Sehat

27 September 2020 16:38 WIB | dibaca 105

 
Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta, Sabtu (26/9), melaksanakan wisuda secara daring dengan tema “Wisuda Sehat dari Rumah”, melalui aplikasi telecoference Zoom dan siaran langsung via kanal digital Youtube Unisa Yogya.
 
Wisuda periode September 2020 kali ini, UNISA Yogya meluluskan total 480 lebih mahasiswa dari Prodi Fakultas Ilmu Kesehatan dan Fakultas Ekonomi, Ilmu Sosial, dan Humaniora. Diantaranya terdapat 10 mahasiswa berprestasi akademik serta 6 mahasiswa berprestasi non-akademik.
 
Dalam sambutannya Rektor UNISA Yogyakarta, Warsiti menyampaikan bahwa para wisudawan wisudawati yang telah mampu menyelesaikan studinya di tengah situasi pandemi ini adalah orang-orang yang kuat. "Anda adalah orang yang kuat karena punya sikap tidak menyerah dengan segala kesulitan yang anda hadapi pada masa pandemi ini. Ini adalah karakter yang harus selalu dirawat dan dikuatkan pada diri alumni Universitas Aisyiyah Yogyakarta."
 
Warsiti juga menyampaikan bahwa situasi pandemi ini tidak menyurutkan seluruh civitas akademi UNISA Yogyakarta untuk terus berkarya. Menurut Warsiti, 11 tim dosen lolos dalam riset COVID-19 di mana 10 tim lolos dengan skema Dikti dan 1 tim lolos dengan tema LPDP. Selain prestasi itu, UNISA juga didapuk sebagai satu-satunya program studi di perguruan tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta yang sudah mendapatkan predikat prodi unggul dengan 9 kriteria. 
 
"Ini menandakan bahwa pandemi COVID-19 tidak menjadikan kami berhenti, tapi kami senantiasa bergerak maju untuk bangsa," tegas Warsiti. 
 
 
 
Ketua Umum Pimpinan Pusat 'Aisyiyah yang hadir dalam kegiatan wisuda sehat ini menyampaikan selamat atas kelulusan yang telah di raih para wisudawan wisudawati. Ia menyampaikan adalah patut menjadi kebanggaan karena para mahasiswa telah berhasil lulus dari universitas pioneer di lingkungan persyarikatan Muhammadiyah yang dikelola oleh organisasi perempuannya yakni 'Aisyiyah.
 
Lebih lanjut Noordjannah menyampaikan pesan kepada para mahasiswa yang telah lulus untuk selalu memiliki karakter akhlakul karimah, karakter birrul walidain, karakter cerdas berilmu,  serta karakter sebagai seorang kader. Ia menyebut bahwa sebagai lulusan Unisa harus menjadi orang yang cerdas, berilmu dan dengan keilmuan yang dimiliki itu akan memberi manfaat bagi orang banyak.
 
"Kita ingat kehidupan ini tidak selalu lapang. Situasi hidup ini naik turun apalagi di saat pandemi Covid-19 saat ini. Oleh karena itu jangan sia-siakan ilmu yang anda miliki, manfaatkanlah dengan sebaik-baiknya," pesan Noordjannah. 
 
Sebagai alumni, Noordjannah mengharapkan bahwa para lulusan Unisa tidak hanya akan berperan sebagai kader Muhammadiyah dan 'Aisyiyah namun juga kader umat, bangsa dan kemanusiaan semesta.
 
Kader menurut Noordjannah adalah orang terdepan yang mau berjibaku, meletakkan kehidupan pribadinya untuk kepentingan orang banyak. "Meletakkan persoalan yang tidak selalu mudah dan berjibaku untuk menyelesaiaknnya, itu harus tertanam dalam jiwa anda, " terangnya. 
 
Noordjannah juga menyampaikan harapannya agar para alumni dapat menjadi kader bangsa, yang dapat menjadi pemimpin dari generasi muda yang memberi harapan bagi bangsa ini.
 
"Di saat bangsa ini sedang banyak persoalan apalagi di saat situasi pandemi ini, kader diharapkan memberi kontribusi yang besar. Itu tentu harapan kami kepada anda sebagai kader umat dan bangsa," tegas Noordjannah. (Suri)