TB Care 'Aisyiyah Sanggau Gelar Monitor Evaluasi dan Refreshment Kader

30 Juni 2020 15:48 WIB | dibaca 133

Sanggau -- Peran kader TB Care ‘Aisyiyah dalam meningkatkan capaian kinerja penanggulangan TB di Kabupaten Sanggau ini cukup berhasil dan sangat signifikan. Hal tersebut disampaikan oleh Ptl Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, Ginting dalam sambutan kegiatan monitoring evaluasi dan refreshment kader yang digelar SSR TBC-HIV Care ‘Aisyiyah Kabupaten Sanggau.

“Saya rasa cukup berhasil, artinya peran kader dalam meningkatkan capaian kinerja penanggulangan TB di Kabupaten Sanggau sangat signifikan,” katanya dilansir dari laman Tribunnews.

Monitoring dan evaluasi kader merupakan suatu kegiatan pertemuan secara rutin yang dilakukan oleh pelaksana program untuk mengevaluasi hasil pelaksanaan program kegiatan investigasi kontak.

Pada kegiatan monitoring evaluasi ini ada tiga sesi yang dilakukan. Sesi pertama menginformasikan situasi TBC tingkat kabupaten, sesi kedua identifikasi permasalahan meliputi hambatan pelaksanaan investigasi kontak dan non-investigasi kontak serta mengevaluasi kualitas IK. Sesi akhir atau sesi ketiga adalah strategi peningkatan penemuan kasus TBC.

Kegiatan yang diikuti sebanyak 20 orang peserta kader dan penanngung jawab program puskesmas sebanyak empat orang ini dilaksanakan bertempat di Aula Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, pada Sabtu (27/6).

Di tengah pandemi Covid-19 ini juga pelaksanaan monev dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku dan sudah berkonsultasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau.

Ginting menambahkan bahwa Program TB Care ‘Aisyiyah ini harus berkelanjutan. Menjadi tugas kita bersama agar selesainya bantuan dari Global Fund Program ini tetap berjalan. Maka dari itu diperlukannya regulasi untuk melanjutkan langkah-langkah advokasi selanjutnya.

“Ini merupakan tugas kita bersama untuk melanjutkan program ini dengan membentuk regulasi agar memudahkan melakukan advokasi,” pungkasnya.

Di sisi lain, Ketua Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kabupaten Sanggau, Haslinda menyampaikan bahwa salah satu pembelajaran yang sudah dilakukan tahun 2028-2019 adalah meningkatnya keaktifan kader sebanyak 50-60%.

“Keaktifan kader secara langsung mempengaruhi pelaksanaan investigasi kontak dan penemuan kasus baru,” ujar Haslinda.

Di akhir kegiatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau menyerahkan bantuan APD dan vitamin untuk seluruh kader TB Care ‘Aisyiyah Kabupaten Sanggau sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19 dan TBC saat kader melaksanakan tugas-tugas mulianya di tengah masyarakat.

Sumber: tribunnews.com