Tanwir Jelang 1 Abad: ‘Aisyiyah Optimis Menghadapi Persoalan Umat

16 Oktober 2012 17:52 WIB | dibaca 833

 

 

Sebanyak 300 Pimpinan ‘Aisyiyah dari seluruh Indonesia dipastikan akan menghadiri Tanwir tahun ini. Tanwir 1 ‘Aisyiyah tersebut akan diselenggarakan pada tanggal 19 hingga 21 Oktober 2012 atau bertepatan pada tanggal 3 sampai dengan 5 Dzulhijjah 1433 Hijriah di Kampus Terpadu Stikes’Aisyiyah Yogyakarta, Jalan Ringroad Barat, Sleman.

Pembukaan tanwir itu sendiri akan diikuti oleh 1000 warga ‘Aisyiyah dan akan dibuka oleh Prof. Dr. Dien Syamsuddin selaku Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, sekaligus bersamaan dengan Peresmian Kampus Terpadu ‘Aisyiyah oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Dra. Noordjannah Djohantini, M.M., M.Si.

Dengan mengusung tema “Aisyiyah Jelang Satu Abad: Gerakan Praksis Sosial Al-Ma’un untuk Kemajuan Bangsa”, ‘Aisyiyah optimis dapat menghadapi problem keumatan, kebangsaan, maupun kemanusiaan universal. Dalam menyelesaikan persoalan tersebut, ‘Aisyiyah berupaya untuk melakukan langkah-langkah strategis melalui gerakan praksis sosial berbasis interpretasi teologis Qur’an Surat Al-Ma’un.

Beberapa isu krusial, seperti kemiskinan, kesehatan, potensi kelautan, serta ekonomi akan menjadi perhatian dalam forum Tanwir dengan mendatangkan beberapa narasumber, antara lain Menko Perekonomian Ir. H. Hatta Radjasa; Menteri Kelautan dan Perikanan, H. Syarif Cicip Sutardjo; Menteri Perdagangan, Gita Irawan Wirjawan; Wakil Menteri Kesehatan, Prof. Dr. dr. Ali Ghufron; PP Muhammadiyah dan PP ‘Aisyiyah. “Semoga forum kolektif ini dapat dijadikan ajang refleksi serta konsolidasi terhadap gerak langkah ‘Aisyiyah menuju fase abad ke-dua.” Tandas Noordjannah Djohantini selaku Ketua Umum PP ‘Aisyiyah menyampaikan harapannya.(Dian)