Tangani Isu Kesehatan Perempuan, 'Aisyiyah dan Puskesmas Ciranjang Jalin MOU

31 Maret 2017 10:02 WIB | dibaca 960

 

Kesehatan adalah salah satu isu yang menjadi perhatian gerakan ‘Aisyiyah, terutama kesehatan kelompok perempuan Dhuafa Mustadh'afin. Kesehatan perempuan terutama kesehatan reproduksi seringkali menjadi hal yang dikesampingkan padahal berbagai penyakit kesehatan reproduksi justru menjadi penyebab kematian perempuan yang terbesar. Wujud nyata gerakan ‘Aisyiyah untuk meningkatkan kualitas kesehatan reproduksi perempuan terus dilakukan dengan mengandeng berbagai pihak. Salah satunya seperti yang dilakukan Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Cianjur dalam program Maju Perempuan Indonesia untuk Penanggulangan Kemiskinan (MAMPU) melalui Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Ciranjang yang melakukan penandatanganan MOU untuk mendorong peningkatan kesehatan reproduksi dengan Puskesmas Ciranjang.

Disampaikan oleh Titin Suastini selaku Ketua PDA Cianjur dalam MOU tersebut puskesmas dan ‘Aisyiyah akan saling bekerjasama untuk meningkatkan kesehatan masyarakat terutama kesehatan reproduksi. “Puskesmas akan menyertakan ‘Aisyiyah dalam berbagai kegiatan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, puskesmas juga akan menindak lanjuti problem kesehatan warga yang difasilitasi oleh ‘Aisyiyah, intinya adalah dari MOU ini akan ada sinergitas kegiatan ‘AisyiyAh dengan puskesmas,” terang Titin.

  

MOU ‘Aisyiyah dengan Puskesmas Ciranjang ini dilakukan setelah tim ‘Aisyiyah melaksanakan assessment dan mendapatkan data yang menunjukan adanya masalah kesehatan yang perlu mendapatkan perhatian khusus di kecamatan Ciranjang yang merupakan kecamatan dengan jumlah penduduk terbanyak. “Data yang kami dapatkan banyak masalah kematian ibu dan anak yang baru lahir juga masalah sosial seperti banyak masyarakat berpendidikan rendah juga banyak pengemis dan anak jalanan,” ujar Titin. Hal tersebutlah yang kemudian mendasari ‘Aisyiyah untuk mengajak pihak puskesmas untuk bekerjasama. “Alhamdulillah, Puskesmas Ciranjang mau diajak kerjasama dan mau menerima masukan dari ‘Aisyiyah, Puskesmas juga merasa terbantu dengan adanya kehadiran ‘Aisyiyah ini,” lanjut Titin.

Penandatanganan MOU yang sudah dilaksanakan di Puskesmas Ciranjang pada Jumat (24/3) ini dilakukan langsung oleh Ketua PCA Ciranjang yakni Lela Mardiah dan Kepala Puskesmas Ciranjang yakni dr. Elvira Firdaus. Selepas dari penandatanganan MOU tersebut ‘Aisyiyah dan Puskesmas Ciranjang akan melaksanakan tes IVA/Pap Smear yang akan digelar di Desa Kertajaya pada 28 April 2017. (Suri)