Sinergi Muhammadiyah-'Aisyiyah Bluluk dan Komunitas Pengusaha Muslim Selenggarakan Kurban di Daerah Terluar Lamongan

03 Agustus 2020 15:44 WIB | dibaca 88

Lamongan -- Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PCMA) Bluluk, Kabupaten Lamongan mendapatkan hewan kurban satu ekor sapi dan dua ekor kambing dari Komunitas Pengusaha Muslim MM (Muslimah-Muslim Millionaire). Pemberian hewan kurban tersebut dalam rangka program nasional Komunitas MM kurban serentak di 35 kota se-Indonesia, salah satunya bertempat di Kabupaten Lamongan. Hewan kurban sendiri diserahkan pada (31/7).

Sapi yang diserahkan oleh Komunitas MM Merupakan salah satu program rutin sedekah Jumat yang dihimpun oleh para anggota Komunitas MM, dan dua ekor kambing tambahan diberikan oleh Hamba Allah yang disertakan dalam kegiatan yang dilaksanakan di kecamatan Bluluk. Salah satu pertimbangan melaksanakan kegiatan di kecamatan Bluluk karena selama ini daerah tersebut merupakan salah satu kecamatan terluar daerah Lamongan dan daerah pusat kristenisasi terbesar di Lamongan.

“Dengan adanya program kurban di kecamatan Bluluk, kami merasa sangat terbantu, karena kawasan sini merupakan kecamatan terjauh dari kota lamongan, dan tantangan dakwah di sini cukup berat, karena misi kristenisasi di sini sangat massif sekali, hampir setiap tahun ada warga muslim yang berpindah agama,dan sejauh ini kami masih belum bisa berbuat banyak” ungkap Sugiarto selaku ketua PCM.

Diana, selaku Ketua ‘Aisyiyah Cabang Bluluk juga meresahkan hal yang sama.

“Faktor ekonomi yang paling sering menjadi alasan banyak warga muslim berpindah agama, karena daerah kami dari segi ekonomi masyarakatnya masih kekurangan, sehingga ketika ada bantuan sembako dan khitanan massal yang diselenggarakan oleh pihak gereja, secara perlahan warga mau berpindah agama, selain faktor ekonomi juga karena faktor pernikahan, ada santriwati ngaji didikan ‘Aisyiyah  yang akhirnya murtad berpindah agama karena ajakan menikah dari calon suaminya yang nasrani,” katanya.

Dalam kegiatan kurban di Bluluk seluruh warga persyarikatan Muhammadiyah turut serta membantu proses pemotongan hewan kurban hingga pendistribusian, jumlah warga Muhammadiyah di kecamatan Bluluk sangat minoritas, saat pelaksanaan shalat Ied hanya dihadiri oleh sekitar 80-an orang.

Beberapa kader IPM juga ikut terlibat dalam kegiatan kurban di Kecamatan Bluluk, bahkan mereka sangat antusias dalam membantu membagikan daging kurban ke desa di luar Bluluk. Semua warga di beberapa desa di kecamatan Bluluk mendapat bagian daging kurban secara rata  termasuk dibagikan kepada warga non-Muslim yang ada di desa tersebut.

“Kami berharap kegiatan ini rutin  diselenggarakan setiap momen Idul Adha, dan bisa meluaskan manfaat bagi seluruh warga kabupaten lamongan, dan mohon doa supaya ada kegiatan-kegiatan sosial masyarakat yang bisa di selenggarakan oleh Komunitas MM di daerah sekitar lamongan” ucap Sofyan Soleh selaku ketua Komunitas MM Area Lamongan. (ARN/AAM)