Siap Muktamar ke-48, Muhammadiyah 'Aisyiyah Gelar Workshop Pendaftaran Online Peserta

28 Desember 2019 09:06 WIB | dibaca 398

 
Menyambut Muktamar Ke-48 Muhammadiyah dan 'Aisyiyah yang akan berlangsung pada Juli 2020, Pimpinan Pusat Muhammadiyah gelar Workshop Pendaftaran Online Muktamar Muhammadiyah dan 'Aisyiyah ke-48. Acara yang berlangsung di Hall Lantai 7 Gedung Siti Walidah Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ini dihadiri oleh utusan dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) dan Pimpinan Wilayah 'Aisyiyah (PWA) dari 34 Provinsi.
 
Menjelang Muktamar ke-48 Muhammadiyah mempersiapkan segala sesuatunya dengan sebaik mungkin termasuk dalam hal pendaftaran peserta Muktamar yang dilakukan secara online dan berbasis wilayah. Ketua PP Muhammadiyah, Dahlan Rais menyampaikan bahwa kartu tanda anggota peserta Muktamar harus didaftarkan secara online agar tidak menimbulkan masalah pada saat pelaksanaan Muktamar nantinya. 
 
"Kami mau mengajak tanggung jawab bersama PWM dan PWA, utusan Muktamar tidak boleh lebih tidak boleh kurang tidak boleh tertukar maka saya berharap kita bekerja sungguh-sungguh, kita teliti benar kita cek dan ricek sehingga yang namanya utusan itu sesuai antara yang hadir dan yang terdaftar," papar Dahlan. Dahlan mengharapkan agar proses pendaftaran online peserta Muktamar ini seluruhnya dapat berlangsung pada awal Januari 2020 dan bisa selesai paling lambat dalam waktu tiga minggu. 
 
Agung Danarto selaku Sekretaris PP Muhammadiyah dan Steering Committee Muktamar ke-48 menyampaikan bahwa seluruh peserta Muktamar harus masuk dalam Nomor Baku Muhammadiyah (NBM) online dan proses pendaftarannya bisa dilakukan di masing-masing wilayah. "Seluruh wilayah bisa mengentry data peserta dan mencetaknya sendiri dan bagi yang kartu anggotanya sudah online bisa mencetak kartu versi terakhir sementara yang belum masuk data online maka wilayah diberi kewenangan untuk melakukan pembaruan secara online."
 
Ketua Panitia Pusat Muktamar 48 Muhammadiyah Marpuji Ali mengatakan Pelatihan workshop administrasi ini digagas karena Muhammadiyah adalah organisasi yang tertib khususnya dalam pendaftaran daring bagi peserta dan anggota muktamar, baik Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah. Marpuji mewanti-wanti agar panitia dan peserta Muktamar dapat tertib dan menyukseskan Muktamar ke-48 ini. "Suksesnya Muktamar adalah semua persiapan yang dilakukan harus sukses, marilah kita jaga ketertiban dan kedisiplinan di Muhammadiyah 'Aisyiyah,  Insya Allah kita bisa memajukan Indonesia yang kita cintai." (Suri)