Siaga Sejak Dini, RS PKU Muhammadiyah Bantul Gelar Geladi Penanganan Covid-19

02 Maret 2020 14:55 WIB | dibaca 103

Bantul -- Disadur dari CNN, status virus Corona (Covid-19) oleh World Health Organization (WHO) telah dinaikkan ke level siaga tertinggi sejak Sabtu (29/2). Oleh karenanya Kementerian Kesehatan mendorong pelayanan kesehatan untuk melakukan kesiapan menghadapi ancaman Covid-19. Rumah Sakit PKU Muhammadiyah pun telah mempersiapkan diri lebih dini sebagai RS Siaga Bencana untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 yang berdasarkan informasi langsung Presiden Joko Widodo telah terdampak di Indonesia pada (1/3) ini. 

Budi Santoso selaku Direktur Geladi Penanganan Covid-19 menuturkan kesiapan dan kesiapsiagaan yang dilakukan oleh RS PKU Muhammadiyah Bantul, salah satunya dengan geladi penanganan Covid-19. Hal tersebut dilakukan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, Bidang P2P Dinkes Bantul, Puskesmas Bantul 2, Puskesmas Bantul 1 beserta tim surveilence-nya dan BPBD Kabupaten Bantul. Kegiatan ini selain utk meningkatkan kemampuan SDM RS juga menguji sistem penanganan darurat bencana di RS PKU  Muhammadiyah Bantul dan pola koordinasi dengan pemerintah melalui Dinkes, puskesmas dan BPBD.

Menurut dr. danang Prabowo, MPH, geladi dilakukan sebagai wujud tanggungjawab moral dan wujud pelayanan PKU Muhammadiyah Bantul kepada masyarakat. "Geladi penanganan Covid-19 ini juga merupakan kewajiban moral bagi RS PKU Muhammadiyah Bantul sebagai Amal Usaha Muhammadiyah yang harus selalu siap memberikan pertolongan dan bantuan secara luas bagi masyarakat yang membutuhkan dan juga sebagai bagian dari mitra strategis pemerintah dalam hal ini adalah Dinkes Bantul sebagai leading sektor dalam penanganan kasus kasus kegawatdaruratan dan kebencanaan medis," tuturnya.

Direktur Pelayanan Medik, dr. Umam, Sp.A., M.Sc bertindak sebagai IC dalam geladi penanganan Covid-19 yang diikuti oleh seluruh unit pelayanan di RS PKU Muhammadiyah Bantul ini. Geladi penanganan dilakukan sesuai dengan sistem penanganan darurat bencana dan melibatkan Bidang P2P Dinkes Bantul sebagai evaluator penangana geladi. 

Dengan geladi penanganan ini, RS PKU Muhammadiyah Bantul dapat menilai sejauhmana kesiapan menghadapi ancaman tersebut serta bagi dinas kesehatan dapat menilai sistem penanganan yang telah ditetapkan dapat dilakukan oleh Pelayanan kesehatan di wilayahnya.

Sumber: Umam, Direktur Pelayanan Medik