Semarak Syi’ar Ramadhan 1438 H ; Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah Gelar Pelatihan Baitul Arqom BPP PP ‘Aisyiyah

21 Juni 2017 13:10 WIB | dibaca 594

JAKARTA – Bertempat di Gedung Aula Fakultas Kedokteran Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta ( FKK UMJ ), Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah (PPA) menggelar Baitul Arqom /pengajian Ramadhan tahun 1438 H,  yang  berlangsung pada hari Sabtu (17/6), Baitul Arqom ini diikuti oleh 60 peserta perwakilan pimpinan dan pengurus ‘Aisyiyah yang tergabung dalam badan pembantu pimpinan serta pimpinan wilayah ‘Aisyiyah Jakarta.

Dalam agenda  kegiatan tersebut disampaikan beberapa materi dengan pembahasan keorganisasian dan kondisi keummatan saat ini.

“ Betapa pentingnya upaya penguatan organisasi ‘Aisyiyah dengan problem keUmmatan yang sedang dan bergulir sesuai dengan perkembangan zaman dan peradaban ummat di abad sekarang, di mana Organisasi ‘Aisyiyah sudah terlanjur besar seiring dengan perjalanan ummat yang sudah berjalan satu abad yang lalu, menuju abad kedua ini. Luar biasa tantangnya baik secara eksternal maupun internal membutuhkan ghirah perjuangan dan tekad yang harus dipertahankan, karena ‘Aisyiyah lahir dan berkembang ditengah-tengah perjalanan ummat dan bangsa ini yang selalu berdinamika dalam proses kehidupannya,dan disitulah peran ‘Aisyiyah dalam menyeimbangkan dan mengadakan perubahan dengan pencerahan ummat yang berkemajuan” Ungkap, Masyithoh Chusnan, selaku Ketua PPA Jakarta, dalam pembukaan acara Baitul Arqom tersebut.

Dalam kesempatan tersebut juga  membahas tentang materi Ilmu KeIslaman dan keorganisasian dengan membahas kondisi kekinian dalam kehidupan sosial masyarakat Indonesia dalam berbangsa dan bernegara, antara lain, materi,“PeneguhanIdeologidanKepemimpinanPerempuanMuhammadiyah” yang disampaikan oleh Isnawati Rais yang juga tergabung sebagai salah satu pimpinan dalam kepengurusan PP ’Aisyiyah.

Dalam paparanya ia menyatakan bahwa penguatan organisasi dalam Baitul Arqom PP ’Aisyiyah /Muhamadiyah ditentukan dititikberatkan pada sinkronisasi dan kesatuan sistem. Sistem perkaderan ‘Aisyiyah / Muhamadiyah yang ditentukan berdasarkan pada pimpinan ‘Aisyiyah atau unsur pembantu pimpinan di dalam penjenjangan, perkaderan fungsional yang dilaksanakan oleh unsure pembantu pimpinan yang lain, diserahkan kepada kebijakan dan kebutuhan masing-masing majelis atau lembaga penyelenggara.

Ia juga mengungkapkan bahwa didalam Peneguhunan ideologi, Muhammadiyah/’Aisyiyah sebagai gerakan tajdid, mendorong tumbuhnya pemikiran islam yang sehat, bertanggung jawab dan mengupayakan tercapainya cita-cita bangsa serta Kemajuan umat Islam di segala bidang kehidupan, terciptanya tatanan dunia yang adil dan sejahtera.

Selain itu peserta Baitu lArqom dan kajian juga mendapatkan materi kajian “PHIWM Seni berorganisasi dan kehidupan menjalankan profesi, oleh Abdul Mu’ti selaku sekertaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

“Didalam seni berorganisasi di Muhammadiyah / ’Aisyiyah dimulai dari lingkungan terkecil dalam keluarga biasakanlah untuk selalu terbuka dan menjalankan budaya komunikasi tersebut, untuk semua anggota keluarga dalam ruanglingkup terkecil dan biasakanlah terbuka atau egaliter dalam berorganisasi terutama dalam ber- Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah, dengan karakteristik ‘Aisyiyah yang mempunyai landasan kuat, dengan tujuan, system dan mekanisme yang mempunyai ahlakul karimah denga netika yang menjadi modal dasar untuk maju dan organisasi yang berkemajuan” Ungkap Mu’ti


Baitul Arqom ini dirancang dengan metode fasilitasi ceramah dan diskusi yang beragam,pola, termasuk roleplay atau bermain peran dalam membangun tim dalam Badan Pembantu Pimpinan ( BPP PPA ) yang dipandu ole hMaster Of Training Faiz Rafdhi,

Diungkapkannya bahwa tujuan dalam role playing tersebut untuk membangun kembali kekuatan tim dalam korelasi kerja organisasi sesame tim dan pengurus. Di akhir sesi peserta berperan sebagai anggota dalam organisasi dan juga sebagai pioneer dalam membangun masyarakat Indonesia khususnya kaum ibu Indonesia yang berkemajuan.

Hal senada disampaikan juga  oleh Masyithoh  “ Semoga semangat dan dedikasi tinggi pada setiap diri anggota dan pengurus ‘Aisyiyah tercermin pasca Kegiatan Baitul Arqom," Pelihara semangat dalam menjalankan tugas dan amanah baik internal maupun eksternal ditengah- tengah ummat, bangsa Indonesia, dan tetap konsisten bermuammalah dalam organisasi untuk Ummat” Ungkap Masyitoh, acara tersebut ditutup dengan Buka Puasa bersama. [Hendra/Karima]