Semarak Pembukaan Tanwir Muhammadiyah di Ambon

01 Maret 2017 13:42 WIB | dibaca 558

 

24-26 Februari 2017 Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengadakan sidang Tanwir di Islamic Center Kota Ambon dengan tema ‘Kedaulatan dan Keadilan Sosial untuk Indonesia Berkemajuan’. Tanwir merupakan permusyawaratan tertinggi Muhammadiyah setingkat di bawah Muktamar. 'Aisyiyah sebagai organisasi otonom wanita Muhammadiyah juga turut berpartisipasi dalam tanwir Muhammadiyah dengan hadirnya Ketua Umum Pimpinan Pusat 'Aisyiyah yakni Siti Noordjannah Djohantini serta seluruh Ketua Pimpinan Pusat 'Aisyiyah. 

Hari pertama Tanwir yang berlangsung pada Jumat (24/2) dibuka secara langsung oleh Presiden Joko Widodo, dan didampingi Menteri-Menteri Kabinet Kerja. Tanwir juga dihadiri oleh Gubernur Maluku Said Assagaf, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, Ketua DPR RI Setya Novanto, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian. Selain itu, tanwir tersebut juga dihadiri seluruh Pimpinan Wilayah, Perwaklian Daerah, Organisasi otonom Muhammadiyah, dan juga para peserta lainnya.

Dalam pidato pembukaannya, Presiden Jokowi memberikan apresiasi atas komitmen dan kontribusi Muhammadiyah dalam mewujudkan keadilan sosial dan ekonomi di tengah-tengah masyarakat. Melalui kerja-kerja nyata, Muhammadiyah melakukan keberpihakan kepada kaum mustadl’afin atau masyarakat lemah dan termarjinalkan.

Sementara itu Haedar Nashir sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah juga menyampaikan kepercayaan dan mmberikan apresiasi tinggi atas Pemerintahan Jokowi-JK dalam Nawacita poin satu yang bertekad menghadirkan kembali negara untuk melindungi segenap bangsa. Juga memberikan rasa aman pada seluruh warga negara, melalui politik luar negeri bebas aktif dan keamanan nasional yang terpercaya. “Muhammadiyah sungguh menyambut baik dan mendukung political-will Presiden Joko Widodo dengan menetapkan kebijakan new economic policy untuk tegaknya ekonomi berkeadilan sosial,” ujarnya.

Setelah membuka Sidang Tanwir Muhammadiyah, Jokowi bersama Haedar Nashir kemudian mengunjungi Kapal Klinik Apung Said Tuhuleley dan sekaligus meresmikan operasionalisasi klinik kesehatan tersebut. Klinik yang dibiayai oleh Lembaga Amil Zakat Infak dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) diperuntukkan untuk melayani kesehatan masyarakat secara gratis di wilayah kepulauan.

Sumber : www.suaramuhammadiyah.id