Semangat Perjuangan 'Aisyiyah Tidak Boleh Kendor

06 Juni 2014 09:59 WIB | dibaca 838

'Aisyiyah/mids



Surakarta- Dalam usianya yang menginjak satu abad, ‘Aisyiyah tidak boleh lengah dan kendor semangat perjuangannya untuk mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya dan menyebarluaskan Islam sebagai rahmatan lil-‘alamin.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Siti Noordjannah Djohantini dalam pidatonya dalam pembukaan Tanwir ke II ‘Aisyiyah di gedung Bathari, Kemlayan, Solo, Jawa Tengah, Jum’at (6/6).  Siti Noordjannah menuturkan, saat ini ‘Aisyiyah dihadapkan pada permasalahan bangsa yang kompleks seperti, kemiskinan, korupsi, kekerasan terhadap perempuan dan anak, prilaku hedonistik, meterialistik, dan oportunistik yang melanda para elite dan warga. Dengan begitu banyaknya persoalan, ‘Aisyiyah diharapkan untuk selalu tampil sebagai pemecah masalah sebagaimana yang dilakukan selama ini.

Dengan mengambil tema Tanwir “Penguatan Dakwah Pemberdayaan Untuk Pencerahan Masyarakat”, ‘Aisyiyah ingin megimplementasikan spirit Al Ma’un yang selama ini juga menjadi spirit pendiri Muhammadiyah KH Ahmad Dahlan. Dengan harapan semangat yang terkandung ialah membangun golongan umat yang unggul dibandingkan dengan lainnya, yang mampu memberdayakan pihak lain. “Dengan tema ini, mendorong ‘Aisyiyah untuk meningkatkan usaha-usaha pemberdayaan yang bersifat pencerahan, baik dalam skala pemikiran maupun sikap dan tindakan, yang akan melahirkan gerakan iman-ilmu-amal-shaleh yang menyinari kehidupan. (mac)