Sekolah Kader 'Aisyiyah untuk Peneguhan Ideologi Muhammadiyah

04 Oktober 2019 20:12 WIB | dibaca 83

 
Sleman -- Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Wilayah 'Aisyiyah (PWA) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bekerja sama dengan Majelis Pembinaan Kader Pimpinan Pusat (PP) ‘Aisyiyah gelar sekolah kader bagi Kepala Sekolah Taman Kanak-Kanak 'Aisyiyah Bustanul Athfal (TK ABA) se-DIY. Acara yang diselenggarakan pada Jumat (4/10) di Gedung Auditorium B Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta ini, sekaligus sebagai momentum Launching Kajian Intensif Ideologi Muhammadiyah bagi Kepala Sekolah TK ABA. Kegiatan ini dihadiri oleh 1000 kepala sekolah dan tenaga pengelola TK ABA yang tersebar di seluruh DIY. Turut hadir Ketua Umum PP ‘Aisyiyah, Siti Noordjannah Djohantini, Penasihat PP ‘Asiyiyah, Elyda Djazman, Hadiroh, PWA DIY, Rektor UNISA diwakili Taufiqurrahman serta perwakilan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY.
 
Pada kesempatan tersebut, Zulaikha selaku Ketua PWA DIY menyampaikan bahwa kegiatan sekolah kader ini penting dan menjadi prioritas untuk dilaksanakan mengingat saat ini sudah banyak paham-paham keagamaan yang masuk ke dalam tubuh ‘Aisyiyah, baik yang bersifat Nasional maupun Transnasional.
 
Zulaikha berharap bahwa Ideologi Muhammadiyah harus melandasi sikap lembaga TK ABA. “Dengan bekal ideologi, memahami ideologi seperti yang diajarkan oleh KH A. Dahlan dan Nyai A. Dahlan, tentu kita berharap ini menjadi pemahaman kita semuanya, dan mampu terinternalisasi dalam diri kita sendiri terutama Kepala Sekolah TK ABA dan tentunya menjadi sikap dari lembaga yang kita punya,” ungkap Zulaikha.
 
Senada dengan yang disampaikan oleh Salmah Orbayinah, Ketua MPK PP 'Aisyiyah bahwa peneguhan ideologi Muhammadiyah - 'Aisyiyah ini menjadi agenda penting untuk diberikan kepada seluruh warga 'Aisyiyah dan Muhammadiyah tanpa terkecuali. "Tidak hanya pimpinan 'Aisyiyah, tetapi juga seluruh kader harus selalu meneguhkan ideologi Muhammadiyah - 'Aisyiyah karena ideologi ini harus difahami oleh semua anggota 'Aisyiyah maupun Muhammadiyah tanpa terkecuali," paparnya.
 
Lebih lanjut, Zulaikha juga menyampaikan terkait dengan regulasi pemerintah mengenai Nomor Induk Berusaha. “Kami PWA bersama PWM sudah mendapat sosialisasi jadi bapak dan ibu guru tidak perlu bingung,” ujar Zulaikha. Menurutnya, para Guru TK ABA tidak perlu mencari jalan sendiri, karena nantinya akan ada pendampingan dari Pimpinan Wilayah.
Di akhir, Zulaikha berharap semoga materi yang disampaikan pada sekolah kader ini dapat diimplementasikan dan dijalankan di lembaga masing-masing. (Fazira/AAM)