Sambut Pink Day, ‘Aisyiyah Luncurkan Gerakan Infaq (ZIS) Sayang Ibu (GISI)

01 November 2016 16:20 WIB | dibaca 1170

 

CirebonBertepatan dengan bulan kepedulian kanker payudara yang biasa disebut Pink Day, Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah bekerjasama dengan LazisMu meluncurkan program GISI – Gerakan Infaq Sayang Ibu di Convention Hall Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) Watubelah, Minggu (30/10).

Ketua Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Cirebon, Sri Ratna Istiqomah menyampaikan bahwa peluncuran GISI ini bertingkat nasional karena program akan dilaksanakan oleh seluruh pimpinan daerah ‘Aisyiyah dan juga LazisMu di seluruh Indonesia. Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah Dra. Hj. Siti Noordjannah Djohantini, MM.,M.Sidalam sambutannya menyatakan bahwa ‘Aisyiyah sangat menaruh perhatian pada isu kesehatan ibu dan perempuan Indonesia khususnya kesehatan reproduksi. Melalui GISI ini ‘Aisyiyah bekerjasama dengan LazisMu ingin mengajak masyarakat untuk peduli pada peningkatan kesehatan ibu terutama pada upaya pengurangan Angka Kematian Ibu (AKI), pencegahan maupun pengobatan kanker serviks dan kanker payudara serta problem kesehatan ibu yang lain.

Noordjannah juga mengajak masyarakat untuk bisa melaksanakan ibadah zakat, infaq, shodaqoh mereka yang diperuntukan bagi kesehatan ibu. Noordjannah menambahkan, GISI merupakan salah satu strategi ‘Aisyiyah dalam berkontribusi pada pencapaian tujuan Sustainibility Development Goals (SDGs), khususnya pada tujuan ketiga, yaitu Memastikan Kehidupan yang Sehat dan Mendukung Kesejahteraan bagi Semua untuk Semua Usia.

‘Aisyiyah dalam GISI ini menggandeng LazisMu sebagai lembaga pengelola ZIS. Hilman Latief selaku Ketua Badan Pengurus LazisMu sangat menyambut baik program GISI ini mengingat pencapaian SDGs merupakan salah satu fokus pemanfaatan ZIS yang dikelola oleh LazisMu. “Gerakan Infaq Sayang Ibu mampu menerjemahkan semangat SDGs tentang penguatan kesetaraan gender, kesehatan ibu, dan keberlanjutan komunitas dengan melibatkan partisipasi masyarakat,” ujar Hilman Latief.

  

 

Tanggapan positif juga disampaikan oleh Sundjaya selaku Bupati Cirebon, Khairul Wahidin selaku rektor UMC, Muthia Umar selaku Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Jawa Barat, Zoel Karnain selaku Pimpinan Daerah Muhammadiyah Cirebon, Caroline Tupamahu selaku Team Leader Program MAMPU yang juga hadir di launching GISI tersebut.

Selain peluncuran GISI, pada kegiatan Pink Day tersebut ditandatangani pula MoU antara Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kabupaten Cirebon dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon tentang peningkatan layanan kesehatan reproduksi perempuan di kabupaten Cirebon.

  

 

Acara yang diikuti oleh 3000 orang ini dimeriahkan juga dengan jalan sehat, drum band dan pencak silat, pelepasan balon pink ke udara, penyerahan simbolis kotak GISI kepada perwakilan pengusaha, Talkshow Temu Bisnisyang menghadirkan para pengusaha, SKPD terkait, dan kelompok Bina Usaha Ekonomi Keluarga ‘Aisyiyah (BUEKA), Bazar produk BUEKA (Bina Usaha Ekonomi ‘Aisyiyah),dan produk potensi Cirebon.