Rumah Gizi Diharapkan Dapat Tangani Stunting di Cirebon

19 Februari 2020 09:37 WIB | dibaca 93

Cirebon -- Kasus stunting yang ada di Kabupaten Cirebon masih cukup tinggi. Persentase sebesar 7.9% dari 174.000 balita mengalami stunting di Cirebon. Data tersebut disampaikan Enny Suhaeni yang merupakan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon.

Melihat besarnya angka stunting di Kabupaten Cirebon, Pimpinan Daerah 'Aisyiyah (PDA) Kabupaten Cirebon melalui Program MAMPU - 'Aisyiyah menggelar Festival Rumah Gizi dan me-launching Rumah Gizi di Desa Sampiran, Kecamatan Talun. Festival Rumah Gizi dan Launching Rumah Gizi yang digelar pada (18/2) bertujuan mengupayakan berkurangnya stunting dan mencegah terjadinya stunting.

Data lanjutan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon menunjukkan bahwa dari 160 Kabupaten, Cirebon menjadi salah satu lokasi khusus intervensi stunting. Hingga tahun 2018, persentase balita stunting di Cirebon masih sebesar 8.68%.

Menurut Koordinator Program MAMPU - 'Aisyiyah, Desa Sampiran termasuk daerah yang cukup padat sehingga penting untuk mengedukasi masyarakatnya dalam upaya mencegah stunting.

"Desa Sampiran adalah desa ke-dua di Kabupaten Cirebon dengan angka balita stunting tertinggi. Ada hampir 1000 anak di sini," ungkap Iis.

Marwati, Ketua PDA Kabupaten Cirebon membenarkan hal tersebut. Ia berharap di-launchingnya Rumah Gizi dapat memberikan manfaat bagi masyarakat secara luas.

"Semoga dengan adanya Rumah Gizi ini, bisa membantu masyarakat di sini untuk bisa mencegah terjadinya stunting. Kemudian menurunkan angka stunting karena di sini angka stunting juga cukup tinggi. Kemudian untuk kedepannya masyarakat bisa memanfaatkan Rumah Gizi ini dengan baik dan kita bisa selalu berkoordinasi baik dengan pemerintah daerah, kemudian juga dengan dinas-dinas terkait," harapnya.

Selain pimpinan 'Aisyiyah Kabupaten Cirebon, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon mengaku sangat terbantu dengan hadirnya 'Aisyiyah yang peduli dengan upaya penurunan stunting. Karena stunting masih menjadi masalah serius bagi pemerintah.

"Kami memberikan apresiasi kepada ‘Aisyiyah yang mana hadir untuk ikut berkontribusi menurunkan angka stunting yang ada di Kabupaten Cirebon," tuturnya.

Ia berharap kehadiran Rumah Gizi bisa menjadi tempat yang baik untuk masyarakat terutama yang memiliki wanita dan ibu hamil agar dalam mengasuh buah hatinya bisa diberikan gizi yang seimbang.

Sumber: radarcirebon.tv

Foto: rri.co.id