Rakornas Lembaga Kebudayaan PP 'Aisyiyah Usung Semangat Go Green

26 April 2019 19:45 WIB | dibaca 695

 

YOGYAKARTA --  'Aisyiyah sebagai organisasi dakwah membawa misi perempuan berkemajuan. ‘Aisyiyah juga mengajak perempuan untuk bersifat dan bersikap maju dan menuju ke arah yang lebih baik. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua PP ‘Aisyiyah, Susilaningsih Kuntowijoyo dalam pembukaan acara Rapat Koordinasi Nasional Lembaga Kebudayaan Pimpinan Pusat (Rakornas LK PP) ‘Aisyiyah pada (26/04).

Untuk mencapai kemajuan, lanjut Susilaningsih, LK melalui Rakornas ini mempunyai tema “Literasi Budaya Mencerdaskan Bangsa.” Karena LK membawa misi untuk melihat bagaimana melalui budaya dakwah ‘Aisyiyah bisa sampai kepada sasaran dalam meningkatkan kecerdasan bangsa.

LK menjawab pogram yang dicanangkan PP ‘Aisyiyah, di antaranya menggiatkan gerakan membaca dan menulis dengan didirikannya gerakan taman pustaka di cabang, ranting, daerah serta amal usaha. Pendidikan karakter sesuai dengan LK melalui pengajian, bacaan, tulisan, lagu maupun dongeng dan menggairahkan seni sebagai sarana dakwah dengan mendirikan rumah seni ‘Aisyiyah.

Rakornas LK PP ‘Aisyiyah yang digelar di Aula lantai dua kantor PP ‘Aisyiyah, jalan KH. Ahmad Dahlan nomor 32, Yogyakarta dihadiri oleh perwakilan dari 16 Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) dan perwakilan Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) dari 16 wilayah tersebut. Mahsunnah Syakir, Ketua LK PP ‘Aisyiyah dalam sambutannya meyakini bahwa kehadiran dari 16 PWA mampu memberikan semangat kepada seluruh wilayah di Indonesia. “Kami yakin, 16 PWA yang hadir sudah merupakan perwakilan dari 34 PWA se-Indonesia. Wilayah yang hadir akan menancapkan semangat kepada seluruh wilayah yang ada,” tutur Mahsunnah.

Mahsunnah menambahkan, program LK dapat dilaksanakan dengan mengusung 5K, yaitu kemauan yang kuat untuk melaksanakan seluruh program, kebersamaan seluruh pimpinan, keikhlasan, keteladanan pimpinan ‘Aisyiyah, serta kepekaan dalam menjawab tuntunan masyarakat.

Selain itu, Wakil Ketua LK PP ‘Aisyiyah, Widyastuti menyampaikan hal yang menarikdalam acara Rakornas LK PP ‘Aisyiyah ini di antaranya, para peserta diwajibkan membawa flashdisk untuk pembagian materi sehingga tidak banyak menghabiskan kertas sebagai upaya paperless, kemudian para peserta juga wajib membawa botol minum karena LK PPA ingin membudayakan minimnya penggunaan botol plastik. Dalam acara pun, LK PPA sudah berkomitmen menggunakan peralatan yang ramah lingkungan sehingga tidak menimbulkan banyak sampah khususnya sampah plastik.

“Mengurangi sampah adalah bagian dari upaya penjagaan lingkungan dan itu adalah hasil pembiasaan sehari-hari. Sehingga dalam Rakornas ini kami berupaya untuk mengangkat semangat go green dengan tidak menyediakan air dalam kemasan plastik, membudayakan paperless yaitu tidak menyediakan materi dalam bentuk cetak dan diganti dengan materi secara digital karena kita sudah memasuki era industri 4.0, oleh karena itu kali ini kita sengaja mencoba mengurangi sampah yang tidak bermanfaat,” jelas Widyastuti.

Acara pun secara resmi dibuka oleh Susilaningsih dengan membaca basmallah bersama dan mengetuk mic dan ditutup dengan pembacaan pantun oleh Mahsunnah Syakir berbunyi

Ikan sepat di tengah sawah

Musang beringas berlarian

Telah satu abad ‘Aisyiyah

Makin cerdas hadapi tantangan. (AAM)