PWA Aceh Ikuti Penguatan Kompetensi Mubaligh Mubalighot

20 Oktober 2020 11:41 WIB | dibaca 71

 
 
Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Aceh mengikuti kegiatan Penguatan Kompetensi Penceramah Agama Tahun 2020 dengan tema “Mewujudkan  Da’i/Da’iyah yang Berkompeten Guna Mampu Menjawab Problematika Umat,” pada Senin (19/10).
 
Acara yang digelar oleh Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat dan Waqaf Kanwil Kementerian Agama provinsi Aceh di Hotel Grand Nanggroe Banda Aceh ini diikuti oleh 200 orang, berasal dari beberapa Organisasi, Lembaga Pengajian, Lembaga Dakwah dan beberapa Instansi Keagamaan di lingkungana Provinsi Aceh, yang merupakan mitra kerja Kanwil kemenag Aceh. 
 
Beberapa materi yang disampaikan dalam kegiatan ini adalah tentang wawasan ke-Indonesiaan, ketahanan nasional, pengarustamaan moderasi beragama, isu aktual keagamaan, terorisme, strategi dakwah di era milenial, dan literasi digital media dakwah. Syamsul Bahri selaku narasumber menyampaikan bahwa di masa sekarang ini, Da’i/Da’iyah harus mengimbangi perkembangan teknologi. “Penyampaian kebenaran bisa dengan cepat menuju sasaran adalah dengan kekuatan media, baik itu dalam bentuk video, maupun tulisan. Walupun sasaran itu tidak langsung mengakses namun bisa menjadi rekam jejak digital yang dibutuhkan oleh masyarakat/individu pada sewaktu-waktu dan bisa menjadi rujukan yang baik, karena sumbernya adalah Alquran dan Hadist.”
 
Sutri Helfanti, selaku Sekretaris Majelis Tabligh PWA Aceh mengaku dapat mengambil manfaat dari kegiatan ini. “Melalui acara ini kami mampu menganalisa terhadap berita yang beredar atau terjadi di Negara Indonesia secara umumnya di mana terjadi pengangkangan Pancasila, diskriminasi terhadap ummat Muslim, mengadu-domba antar agama, dan sebagainya.” Selain itu menurutnya bersama para mubaligh mubalighot yang lain ‘Aisyiyah dapat bersinergi untuk memberikan pencerahan terkait permasalahan yang kini sedang terjadi di tengah masyarakat.
 
Narasumber kegiatan berasal dari Direktorat Jenderal Bimbingan Agama Islam Kemenag RI, dan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila melalui aplikasi Zoom Meeting. Sedangkan secara luring, merupakan pemateri dari Kanwil Kemenag Aceh, Majelis Permusyawaratan Ulama Aceh, Lembaga Ketahanan Nasional, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme dan Akademisi atau praktisi. (Silfia Meri Wulandari/Wakil Sekretaris Majelis Tabligh PW ‘Aisyiyah Aceh)