Prodi Kebidanan D3 Gelar Pelatihan Service Excelent, Basic Life Support Dan Patient Safety

10 Februari 2016 17:00 WIB | dibaca 1128

Ilustrasi


	 

Sebagai upaya meningkatkan kemampuan dan memperluas wawasan dosen dan mahasiswa terkait perkembangan ilmu tentang service excelent, basic life support dan patient safety, Program Studi Kebidanan D3 STIKES Áisyiyah Yogyakarta (SAY), menggelar pelatihan tersebut diatas di kampus SAY, Sabtu (6/2).

Menurut Koordinator Praktik Klinik Kebidanan, Nurul Kurniati, S.ST, pelatihan ini bertujuan menghasilkan lulusan bidan professional yang berkualitas, baik dari pengetahuan, keterampilan dan sikap sesuai dengan standar profesi. Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, pembimbing klinik diharapkan mengikuti kegiatan ini untuk meningkatkan kualitas praktik Bidan. Lebih lanjut Nurul menjelaskan pelatihan service excellent untuk meningkatkan kompetensi dengan menggali potensi, meningkatkan motivasi dan mengembangkan pola pikir, tutur kata, sikap & perilaku para mahasiswa dan dosen sebagai “:service provider” agar memahami peran mereka yang amat penting untuk dapat melayani dengan hati, sopan dan ramah melalui penguasaan teknik & ketrampilan dalam memberikan Service Excellence demi kepuasan customer/ pasien.

Di Indonesia, telah dikeluarkan pula Kepmen nomor 496/Menkes/SK/IV/2005 tentang Pedoman Audit Medis di Rumah Sakit, yang tujuan utamanya adalah untuk tercapainya pelayanan medis prima di rumah sakit yang jauh dari medical error dan memberikan keselamatan bagi pasien. Perkembangan ini diikuti oleh Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia(PERSI) yang berinisiatif melakukan pertemuan dan mengajak semua stakeholder rumah sakit untuk lebih memperhatian keselamatan pasien di rumah sakit. Mempertimbangkan betapa pentingnya misi rumah sakit untuk mampu memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik terhadap pasien mengharuskan rumah sakit untuk berusaha mengurangi medical error sebagai bagian dari penghargaannya terhadap kemanusiaan, maka dikembangkan system Patient Safety yang dirancang mampu menjawab permasalahan yang ada.

Selain beberapa pelatihan yang telah disebutkan, dipandang perlu untuk mengadakan pelatihan Basic Life Support Training. Pelatihan ini dimaksudkan untuk memperkecil resiko kematian atau cacat pada kecelakaan, baik kecelakaan lalu lintas maupun kecelakaan kerja yang umumnya terjadi pada perusahaan bahkan kecelakaan dalam rumah tangga dengan memberikan pertolongan pertama sebelum datang pertolongan dari rumah sakit.