Press Release SIDANG TANWIR PP Muhammadiyah

14 Februari 2019 09:43 WIB | dibaca 492

  

 

Press Release

SIDANG TANWIR

Mengangkat Tema “Beragama Yang Mencerahkan”

Tanwir ialah permusyawaratan dalam Muhammadiyah di bawah Muktamar, yang diselenggarakan oleh dan atas tanggung jawab Pimpinan Pusat. Pelaksanaan Tanwir diadakan sekurang-kurangnya tiga kali selama masa jabatan Pimpinan. Melalui Tanwir dibahas masalah-masalah penting dan perkembangan organisasasi, evaluasi atas jalannya gerakan, serta diputuskan agenda-agenda strategis bagi kemajuan serta peran Muhammadiyah dalam pergerakannya di tengah dinamika perkembangan umat, bangsa, dan dunia kemanusiaan universal. Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah memutuskan Tanwir yang kedua pasca Muktamar ke-47 dilaksanakan di kota Bengkulu pada tanggal 15 sampai 17 Februari tahun 2018. Sidang Tanwir akan dihadiri sekitar 500 peserta terdiri dari anggota PP Muhammadiyah, ketua dan sekretaris majelis, lembaga dan biro tingkat pusat. Unsur peserta Tanwir lainnya adalah ketua dan sekretaris organisasi otonom tingkat pusat dan PWM se-Indonesia.

Pada tanwir di Bengkulu ini, Muhammadiyah mengangkat tema “beragama yang mencerahkan”. Pemilihan tema tersebut berangkat dari adanya gejala, bahkan realitas, di mana agama seringkali dijadikan instrumen kekuasaan, alat memecah belah, dan komodifikasi politik. "Saat ini, seolah agama mengalami gejala peluruhan dan adanya gejala segregasi atau disparitas antara kesalehan spiritual dengan moralitas.Muhammadiyah ingin mengajak semua elemen bangsa senantiasa saling menghormati, menjaga toleransi, dan bekerjasama. Muhammadiyah berkomitmen untuk memperkuat keberagamaan dan menjadikan agama sebagai sistem ajaran dan sumber nilai yang mencerahkan, mencerdaskan, menggerakkan, dan mempersatukan umat dan bangsa dalam mewujudkan cita-cita mulia Indonesia sebagai negara yang adil dan makmur, baldatun thayibatun wa rabbun ghafur.

Tanwir 2019 ini akan menyampaikan dan mengafirmasi manhaj Muhammadiyah tentang makna, kedudukan dan fungsi agama baik dalam konteks Nasional maupun Global. Ada beberapa pokok pikiran yang pernah disampaikan Ketua Umum PP Muhammadiyah kepada calon presiden Joko Widodo dan Prabowo Subianto yang sedang silaturahim ke PP Muhammadiyah seperti garis besar pemikiran Muhammadiyah untuk Indonesia masa depan. Pokok pikiran tersebut akan dielaborasi lebih luas lagi oleh Muhammadiyah, tentu dengan lebih substansif sesuai dengan masukan-masukan peserta Tanwir. Pokok pikiran tersebut ada yang berkaitan dengan pengukuhan dan penguatan Pancasila sebagai dasar Negara dan berkaitan dengan menegakkan kedaulatan negara dan menyelesaikan permasalahan ekonomi.

Akhirnya, Tanwir Muhammadiyah 2019 ini akan menguatkan komitmen Muhammadiyah dalam menjadikan agama sebagai ajaran yang mencerahkan umat, mengeluarkan dari segala ketertinggalan, kebodohan dan kepura-puraan. Muhammadiyah mengajak umat islam untuk beragama sesuai dengan misinya: mencerahkan, menggerakkan, dan memajukan hidup dan kehidupan, manusia dan kemanusiaan yang berkeadaban untuk kesejahteraan duniawi dan ukhrowi. Muhamamdiyah akan terus berupaya berkontribusi nyata demi mewujudkan Indonesia Berkemajuan.

 

2.     TUJUAN

Tanwir Muhammadiyah bertujuan untuk membahas:

a.       Laporan Pimpinan Pusat Muhammadiyah

b.      Masalah yang oleh Muktamar atau menurut Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga diserahkan kepada Tanwir

c.       Masalah yang akan dibahas dalam Muktamar sebagai pembicaraan pendahuluan

d.      Masalah mendesak yang tidak dapat ditangguhkan sampai berlangsungnya Muktamar

e.       Usul-usul

 

3.     TEMA KEGIATAN

Tanwir ini mengambil tema: Beragama yang Mencerahkan.

 

4.     WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN

Tanwir dilaksanakan pada hari Jum’at-Ahad, 10 - 12 Jumadil Akhir 1440 H/15 – 17 Februari 2019 M di Kampus IV Universitas Muhammadiyah, Jalan Adam Malik K.M 8,5 Kelurahan Cempaka Permai Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu.

Sumber: muhammadiyah.or.id