Praktik Lapangan Peserta SWA MEK Jepara

11 November 2020 06:31 WIB | dibaca 74

 
Jepara- Majelis Ekonomi Pimpinan Daerah 'Aisyiyah (MEKDA) Kabupaten Jepara dalam mengelola kegiatan Sekolah Wirausaha (SWA) Tahap 1 zona area  selatan yaitu Mayong dan sekitarnya yang diikuti oleh 31 peserta pada Sabtu  (7/11). 
 
Lokasi praktik lapangan ini salah satunya adalah usaha pembuatan Mokaf milik Marfuatin di daerah Cepogo, Kecamatan Kembang Jepara. Marfuatin yang juga aktif di 'Aisyiyah ini  memberikan pengarahan cara pembuatan mokaf dari awal yaitu sejak pengupasan ketela pohon hingga menjadi tepung mokaf bahkan sampai pemprosesan menjadi beraneka ragam kudapan sehat.
 
Sangat antusias , peserta didik SWA dalam mengikuti kegiatan tersebut dengan harapan sepulang dari pelatihan bisa diterapkan ilmunya, untuk memproses ketela pohon jenis markonah, bermanfaat serta menambah penghasilan, memperkuat  perekonomian keluarga.
 
Hadir dalam kegiatan tersebut ketua PDA Jepara Sugiarti, Ketua Majelis Ekonomi PDA Jepara Umi Kulsum, beserta jajarannya yaitu Murni dan Yuliati, serta Ketua PCA Mayong, Sri Mulyani.
 
Dalam sambutannya, Ketua PDA memberikan sambutan dan pengarah,”Mohon kiranya ibu ibu yang mengikuti kegiatan ini, ilmu yang didapatkan dimanfaatkan, kita sudah waktunya tidak seperti dulu lagi hanya di rumah, sekarang harus bisa menjadikan keluarga bahagia lahir batin, sejahtera sakinah mawaddah wa rahmah,” pintanya
 
Disinggung mengenai tingkat kesejahteraan, tidak semua wanita dalam mengarungi kehidupan dalam berumah tangga sama,”Kita harus bersyukur, oleh 'Aisyiyah diharapkan ibu aisyiyah khususnya mengajak ibu ibu dalam bermasyarakat pada umumnya menjadi perempuan yang berkemajuan, ada nilai kepuasan tersendiri,” harapnya penuh semangat,
 
Perempuan di bawah kepemimpinannya sebagai ibu rumah tangga,”Tidak boleh menyombongkan diri, merasa bisa menopang perekonomian keluarga,harus bersyukur telah diberikan izin dan kesempatan oleh suami sebagai kepala keluarga untuk ikut  berkiprah dalam menambah pendapatan keluarga, harus bersyukur, saling menghormati di rumah, menyayangi anak-anak kita, diberikan bekal ilmu yang lebih tinggi dari orang tuanya dengan harapan mencetak generasi yang handal,”paparnya mengakhiri sambutan.
 
Acara dilanjut dengan praktik lapangan, membuat aneka  macam kudapan, sampai jelang dhuhur, sholat berjamaah , ramah tamah dan peserta kembali ke Mayong dengan semangat, puas telah menimba ilmu, dan berbulat tekat segera untuk menerapkan ilmunya. (Kontributor : Deny Ana I’tikafia)