PRA Sekuduk, Sambas Manfaatkan Dana Desa untuk Edukasi Kespro

19 Januari 2019 10:42 WIB | dibaca 628

 
Minimnya sosialisasi tentang kesehatan reproduksi (kespro) di wilayah Desa Sekuduk membuat  Pimpinan Ranting 'Aisyiyah Sekuduk mengusulkan pemanfaatan Dana Desa untuk melakukan edukasi kesehatan di bidang kespro. Hal tersebut disampaikan oleh Fauzah dari PRA Sekuduk, Kecamatan Sejangkung, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. "Di desa kami sangat minim sosialisasi tentang kespro, padahal di sini ada  penduduk yang sedang dirawat akibat kanker payudara yang tidak mereka sadari gejalanya sejak dini," ujar Fauzah. Dari kondisi tersebut PRA Sekuduk yang diwakili oleh Ketua PRA, Ibu Mauduah kemudian memanfaatkan undangan untuk menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Sekuduk pada tahun 2017 untuk mengusulkan perlunya diadakan edukasi terkait kesehatan reproduksi.
 
Pada bulan November Fauzah menyampaikan bahwa usulan 'Aisyiyah diterima dan mendapat pembiayaan Dana Desa untuk edukasi kespro sejumlah 3 juta rupiah. Berlangsung di ruang pertemuan Balai Desa Sekuduk (20/12), kegiatan edukasi kespro yang dibuka oleh Kepala Desa Sekuduk, Bapak Lamazi ini dihadiri oleh 45 peserta. "Kepala desa sangat mengapresiasi usulan 'Aisyiyah ini dan meminta peserta yang hadir bisa mengikuti kegiatan dengan baik sehingga bisa menyampaikan kepada warga lain yang belum sempat hadir," ujar Fauzah.
 
  
 
Fauzah sangat bersyukur warga mengikuti kegiatan dengan antusias dan mengajukan banyak pertanyaan. Menurutnya beberapa warga memang sudah tidak asing dengan kesehatan reproduksi, juga sudah ada beberapa yang mengikuti tes IVA dan Sadarnis yang dilaksanakan oleh MAMPU 'Aisyiyah Sambas di Puskesmas Sejangkung. "Warga kami memang ada yang pernah ikut dalam tes IVA gratis, ada sekitar 11 orang dari Sekuduk yang pernah ikut tes IVA gratis di Puskesmas Sejangkung yg diadakan MAMPU 'Aisyiyah." Meskipun begitu, melalui kegiatan edukasi ini PRA Sekuduk ingin lebih meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya pemahaman mengenai kesehatan reproduksi ini.
 
Nurlisa selaku Koordinator MAMPU 'Aisyiyah Kabupaten Sambas menyatakan sangat bersyukur atas inisiatif yang dilakukan oleh PRA Sekuduk untuk bisa melaksanakan edukasi terkait kespro. MAMPU 'Aisyiyah Sambas, menurutnya memang pernah melibatkan PRA Sekuduk dan beberapa masyarakat Sekuduk dalam kegiatan tes IVA. "Kami bersyukur kegiatan yang dilakukan MAMPU 'Aisyiyah bisa menginspirasi PRA Sekuduk dan dalam kegiatan ini kami pun mensupport beberapa poster, brosur, serta Kartu Menuju Sehat yang bisa dibagikan kepada peserta." Ia berharap PRA lain bisa melakukan hal serupa PRA Sekuduk sehingga akan semakin banyak masyarakat Sambas yang melek akan kesehatan reproduksi.
 
Mauduah selaku Ketua PRA Sekuduk sangat berharap kegiatan penyuluhan yang sudah dilakukan itu nantinya dapat memberikan pengetahuan atau edukasi sedini mungkin kepada warga terkait kesehatan reproduksi. PRA Sekuduk sendiri akan terus berpartisipasi dalam Musrenbangdes dan mengajukan usulan kegiatan-kegiatan yang bisa membawa manfaat bagi masyarakat desa. (Suri)