PR TB Care 'Aisyiyah Launching Buku Seri Knowledge Management Ceritakan Perjalanan Dua Windu Eliminasi TBC

17 November 2019 14:52 WIB | dibaca 325

Sleman -- Tuberculosis (TBC) merupakan salah satu masalah kesehatan terbesar di Indonesia. TBC sendiri bukan hanya masalah kesehatan semata, banyak faktor lain yang memengaruhi penularan dan kesembuhan penderita TBC, terutama faktor sosial dan ekonomi. Oleh karenanya, pemberantasan TBC di Indonesia terus diupayakan, melalui peran dan keterlibatan pemerintah, Dinas Kesehatan, lembaga maupun organisasi masyarakat sipil. Salah satunya adalah program TB Care ‘Aisyiyah yang merupakan program pelayanan kesehatan khususnya dalam mengeliminasi penyakit TBC.

Sebagai gerakan praksis sosial, TB Care ‘Aisyiyah tidak hanya melakukan pelayanan kesehatan, akan tetapi juga memberikan pendampingan dan pemberdayaan kepada para penderita penyakit TBC. Sayangnya, banyak kasus dimana orang yang menderita penyakit TBC tidak menyadari dan tidak diketahui saat menderita TBC. Penemuan kasus TBC di Indonesia sendiri adalah hasil kerja keras para petugas TBC di seluruh layanan dan fasilitas kesehatan.

Bagi Siti Aisyah, selaku Dewan Pembina TB Care ‘Aisyiyah mengatakan Program TB Care ‘Aisyiyah merupakan jihad al-muwajjahah, salah satu wujud dari strategi gerakan pencerahan.

“Jihadnya adalah upaya yang sungguh-sungguh untuk bisa mengentaskan mereka yang menderita sakit sampai mereka sehat dan memberdayakan agar mereka bisa menjadi pribadi-pribadi yang mandiri dan berkemajuan, serta dapat mengembangkan potensi dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Aisyah berharap buku tersebut dapat menjadi inspirasi bagi para kader salah satunya untuk lebih mengenalkan ‘Aisyiyah kepada masyarakat. “4 jilid buku yang memaparkan perjalanan panjang dan inspiratif yang dilakukan baik secara kelembagaan maupun oleh kader dalam melayani, mengenalkan ‘Aisyiyah, bertemu dengan masyarakat di tingkat grassroot harapannya masyarakat lebih mengenal ‘Aisyiyah,” pungkasnya.

Program TB Care ‘Aisyiyah sendiri telah berlangsung sejak tahun 2003. Menandai dua windu perjalan program penanggulanan TBC berbasis komunitas di Indonesia Principal Recipient (PR) TB Care ‘Aisyiyah, sebuah program di bawah organisasi ‘Aisyiyah yang fokus dalam penanggulangan TBC berbasis komunitas menggelar launching Buku Seri Knowledge Management Community TB Care ‘Aisyiyah, Menemukan, Mendampingi, Memberdayakan: Peran TB Care ‘Aisyiyah dalam Eliminasi Tuberkulosis di Indonesia pada Ahad, (17/11) di halaman Kampus Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta, Jalan Ringroad Barat nomor 63, Gamping, Sleman.

Siti Noordjannah Djohantini, Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) ‘Aisyiyah dalam arahannya mengatakan pentingnya pengalaman TB Care ‘Aisyiyah yang telah berlangsung selama lebih dari 10 tahun didokumentasikan dengan berbagai bentuk baik tulisan, buku, video, dan lainnya sebagai wujud knowledge management atau mengelola pengetahuan dari apa yang sudah dilakukan.

“Melalui program yang panjang dan yang memiliki banyak pengalaman ini, pengetahuan yang ada di dalamnya harus ditularkan dan disebarluaskan, saya usul ada seri-seri kecil khusus kaitannya dengan dakwah ‘Aisyiyah melalui eliminasi TB ini. Bisa dilakukan dengan membuat buku seri kecil-kecil maupun videonya nanti,” paparnya.

Noordjannah didampingi jajaran PP ‘Aisyiyah secara resmi me-launching Buku Seri Knowledge Management Community TB Care ‘Aisyiyah, Menemukan, Mendampingi, Memberdayakan: Peran TB Care ‘Aisyiyah dalam Eliminasi Tuberkulosis di Indonesia ditandai dengan membuka tirai cover, menyerahkan buku kepada perwakilan 14 provinsi/Sub Recipient (SR) TB Care ‘Aisyiyah dan menerbangkan balon. Sembari menyerahkan buku, Noordjannah meminta para kader untuk membaca tuntas buku-buku tersebut.  “Ibu-ibu, bukunya harus sungguh-sungguh dibaca supaya bisa mengenalkan ‘Aisyiyah lebih dalam pada masyarakat, tidak hanya pada penderita saja,” kata Noordjannah di akhir acara. (AAM)