PP 'Aisyiyah Audiensi Dengan Kemenag, Sinergikan Program Untuk Majukan Ummat

22 Desember 2017 22:26 WIB | dibaca 339

Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah Siti Noordjannah Djohantini, Ketua PP ‘Aisyiyah Soimah Kastolani, Ketua PP ‘Aisyiyah Siti Aisyah, dan Wakil Sekretaris ‘Aisyiyah Rohimi Zam Zam, pada Kamis (21/12) melakukan audiensi dengan Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin di Kantor Kementerian Agama (Kemenag).

Dalam pertemuan tersebut PPA menyampaikan program-program yang saat ini tengah digagas ‘Aisyiyah. Salah satu diantaranya yaitu kursus pra nikah, serta sosialisasi kesehatan reproduksi (kespro) bagi remaja.

Dikatakan Siti Noordjannah Djohantini, kedua hal tersebut merupakan pencegahan awal dari fenomena pernikahan dini pada usia anak.

“’Aisyiyah dari pusat maupun ranting akan terus berikhtiar dalam mensosialisasikan kursus pra nikah dan juga kespro ini, karena ini merupakan ikhtiar awal dari pencegahan pernikahan dini, dan juga pernikahan di luar nikah yang saat ini banyak terjadi pada usia anak,” ungkap Noor.

Noor juga menyampaikan, dalam rangka melengkapi program penguatan keluarga, ‘Aisyiyah juga menggagas program literasi keuangan untuk remaja dan ibu rumah tangga, selain itu juga melakukan penguatan ekonomi perempuan melalui kelompok pengajian.

“Istilahnya bar ngaji ngitung bati, jadi pengajian yang mencerahkan lahir dan batin,” imbuh Noor.

Dalam pertemuan tersebut Menag turut mengapresiasi program-program yang tengah digagas ‘Aisyiyah. Senada dengan Noor, Menag mengungkapkan bahwa pernikahan dini di Indonesia masih menjadi masalah yang serius.

“Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) pada pernikahan dini, dan juga tingkat perceraian semakin meningkat, untuk menghadapi masalah ini kami (Kemenag) mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya ‘Aisyiyah agar dapat mensosialisasikan dampak-dampak dari pernikahan dini,” ujar Lukman.

Dalam kesempatan tersebut, PPA turut mengundang Menag untuk hadir dalam acara Tanwir I ‘Aisyiyah yang akan digelar pada tanggal 19 hingga 21 Januari 2018 di Universitas Muhammadiyah Surabaya.