Pimpinan Pusat 'Aisyiyah Adakan Koordinasi dan Pelatihan Sistem Informasi 'Aisyiyah untuk Majelis/Lembaga PP 'Aisyiyah

27 September 2016 10:08 WIB | dibaca 1085

Yogyakarta - Demi meningkatkan kedinamisan sistem informasi 'Aisyiyah, Pimpinan Pusat (PP) 'Aisyiyah mengadakan koordinasi dan pelatihan Sistem Informasi 'Aisyiyah (SIA) dengan peserta seluruh sekretaris dari Majelis dan Lembaga PP 'Aisyiyah yang dilaksanakan di Universitas 'Aisyiyah (25/09).  Pada pembukaannya Ketua Umum PP 'Aisyiyah Siti Noordjanah Djohantini mengungkapkan bahwa koordinasi ini menjadi penting terkait dengan pentingnya konsolidasi dengan seluruh kesekertariatan terkait pendataan yang bukan hanya administratif namun juga konsep mengkomunikasikannya melalui sistem informasi.

Noordjanah menekankan bahwa diabad kedua ini 'Aisyiyah memang dituntut u tuk lebih dinamis , ataraktif dan yang pasti berkemajuan. Terkait dengan dinamis, ia mengatakan bahwa sisten informasi 'Aisyiyah diabad kedua ini juga harus lebih dinamis dengan pembuatan web untuk setiap majelis dan juga PWA / PDA itu juga merupakan tujuan dari mendinamisir organisasi.

"Apabila Sistem Informasi 'Aisiyiyah ini berjalan masif, ini akan menjadi hal yang luar biasa, baik dari ujung barat Indonesia dapat terlihat, dan untuk pihak eksternal yang sedang mencari tahu tentang 'Aisyiyah akan sangat mudah mendapatkan informasi," Ungkap Noordjanah.

Kembali ke masalah pentingnya pendataan, diungkapkan oleh Noordjanah, bahwa pendataan ini juga sangat penting untuk mempertahankan amal usaha milik 'Aisyiyah, "Coba kita lihat, kita sudah membangun banyak amal usaha di berbagai daerah, tapi tanpa kita sadari banyak amal usaha kita yang diambil oleh pihak lain, seperti TK/PAUD yang sudah banyak lepas. ini kenapa? karena pendataan kita yang masih kurang, pendataan ini penting untuk mengetahui potensi-potensi dan juga kelemahan," Tambah Noordjanah.

Dalam kesempatan tersebut juga dibahas bagaimana untuk mendinamisir 'Aisyiyah di seluruh Indonesia, seperti dengan menyepakati waktu laporan dari wilayah dan daerah, juga tentang kaderisasi, serta informasi tentang web.

"Web ini akan penting untuk sharing knowledge, namun sharing knowledge sebenarnya bisa melalui berbagai media, seperti kita pernah melakukan pameran foto sejarah 'Aisyiyah, hal tersebut penting untuk dilakukan juga terkait dengan agar kita tahu sejarah, jangan sampai sejarah ini nantinya akan hilang," Tambah Sekertaris Umum 'Aisyiyah Tri Hastuti Nur.

Tri mengungkapkan bahwa Sistem informasi di 'Aisyiyah ini juga merupakan tantangan di abad kedua, dimana agar dari pusat bisa menularkan pikiran-pikiran ke wilayah/daerah, baik melalui media website dan media sosial.

Setelah koordinasi, para sekertaris juga melakukan pelatihan cara mengelola website yang dilakukan di Laboratorium komputer Universitas 'Aisyiyah. (NKA)