Peringati Milad Ke-28 UNISA Gelar Sidang Senat Terbuka 2019

03 Oktober 2019 09:55 WIB | dibaca 85

 

Yogyakarta- Dalam rangka memperingati hari lahir ke-28 sebagai pendidikan tinggi dan ke-3 sebagai universitas, Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta melaksanakan Sidang Senat Terbuka sebagai rangkaian acara puncak. Acara ini digelar di Auditorium Gedung B UNISA Yogyakarta (02/09). Pada tahun ini, tema yang diusung adalah “Budaya Unggul UNISA untuk Kemajuan Bangsa”. Acara ini diawali dengan penampilan tari dari mahasiswa serta penampilan dari grup paduan suara universitas. Kemudian acara dilanjut dengan pidato laporan tahunan yang disampaikan oleh Warsiti selaku Rektor UNISA. Pada kesempatan tersebut rektor UNISA mengatakan bahwa serangkaian acara milad UNISA yang ke-28 diharapkan bisa dijadikan momentum untuk memotivasi segenap keluarga besar UNISA supaya terus menerus bisa berkontribusi dalam mewujudkan dan memperkuat pusat-pusat keunggulan untuk mewujudkan UNISA yang unggul dan mencerahkan.

Lebih lanjut, Rektor UNISA juga menyampaikan perkembangan UNISA dalam berbagai bidang, mulai dari bidang kelembagaan, akademik, penelitian, sumber daya manusia dan infrastruktur. “UNISA secara terus menerus melakukan usaha-usaha pengembangan di berbagai aspek penyelenggaraan pendidikan tinggi. UNISA telah menetapkan tonggak-tonggak pencapaian untuk 20 tahun kedepan dalam Rencana Induk Pengembangan,” ungkap Rektor UNISA. Pidato laporan tahunan ditutup dengan ucapan terimakasih kepada Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah beserta jajarannya, Badan Pembina Harian UNISA, Mitra UNISA, dan seluruh civitas akademika UNISA yang telah berperan dalam mengembangkan UNISA menuju kampus yang unggul berkemajuan.

 

Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Siti Noordjannah Djohantini yang menyampaikan sambutan menyampaikan apresiasinya atas capaian yang telah diraih Universitas ‘Aisyiyah dalam masa tiga tahun ini. Ia berharap capaian ini dibarengi dengan rasa syukur dan ikhtiar. “ Kesyukuran bagi ‘Aisyiyah Muhammadiyah adalah berikhtiar yang lebih kuat lagi sehingga bisa mencapai cita-cita yang menjadi bagian dari dakwah ‘Aisyiyah Muhammadiyah.”

 

Acara kemudian dilanjutkan dengan pidato kunci Staf Ahli Menkominfo, Henri Subiakto dengan judul “Mendidik Generasi Unggul di Era Digital.” Pada pemaparannya ia mengajak segenap mahasiswa untuk memiliki daya juang dengan intelektualitasnya memanfaatkan era teknologi dan revolusi industry 4.0. Ia menyebutkan bahwa unicorn-unicorn yang banyak tumbuh di era ini telah menunjukan kekuatannya bersaing dengan perusahaan-perusahaan lain yang sudah lama berdiri.

Pada acara ini juga Staf Ahli Menkominfo bersama Rektor UNISA memberikan penghargaan bagi lima orang mahasiswa sebagai perwakilan penerima beasiswa UNISA (Fazira/Suri)