Perangko 1 Abad ‘Aisyiyah Siap Beredar

03 Agustus 2015 18:06 WIB | dibaca 827

Peluncuran Perangko dalam kegiatan Tabligh Akbar Muktamar Satu Abad ‘Aisyiyah (Dok. ‘Aisyiyah)

 

Direktur Surat dan Paket PT Pos Indonesia, Agus F Handoyo mengapresiasi ketertarikan ‘Aisyiyah untuk membuat perangko peringatan satu abad. “Ini merupakan bukti ‘Aisyiyah memiliki kesadaran dan semangat untuk mendokumentasikan perjalanan sejarahnya melalui perangko,” paparnya usai menghadiri Tabligh Akbar Muktamar ‘Aisyiyah ke-47 yang dirangkai dengan peluncuran Sampul Peringatan dan Perangko Muktamar Satu Abad ‘Aisyiyah, di Gedung Jend. M. Yusuf, Jl. Jenderal Yusuf (3/8).

Perangko tersebut diterbitkan dalam jumlah yang terbatas sebanyak 1000 eksemplar. “500 akan kami jual di pameran Muktamar kali ini. Sisanya akan kami bagikan ke jaringan kantor pos yang kami miliki,” tandas Agus Handoyo. Perangko tersebut terdiri atas 3 jenis, yang menggambarkan sejarah ‘Aisyiyah masa lalu, serta kiprah ‘Aisyiyah pada bidang pendidikan dan kesehatan. Sampul surat dijual seharga Rp 20.000. Sedangkan paket perangko satu abad ‘Aisyiyah, yang terdiri dari 3 lembar, dijual seharga Rp 50.000,” tambahnya.

Peluncuran perangko Satu Abad Aisyiyah, mengingatkan publik kepada sejarah awal Muhammadiyah yang pernah mengeluarkan perangko pada penyelenggaraan Kongres Muhammadijah atau yang kini dikenal dengan istilah Muktamar Muhammadiyah.  Disampaikan oleh panitia internal Muktamar seabad ‘Aisyiyah, Latifah Iskandar,  bahwa filateli merupakan jaringan internasional yang efektif untuk menyampaikan pesan-pesan ‘Aisyiyah sebagai organisasi perempuan yang telah berusia 1 abad pada dunia.

Usai peluncuran perangko, dilakukan penyerahan CSR tahap awal dari Bank Syariah Mandiri kepada Muhammadiyah-‘Aisyiyah untuk memberikan beasiswa pada sekolah-sekolah Muhammadiyah-‘Aisyiyah. Pada kesempatan tersebut, ‘Aisyiyah juga memberikan penghargaan kepada Panti Asuhan Yatim Putri ‘Aisyiyah, Yogyakarta yang telah mendapatkan akreditasi A; dan Panti Asuhan ‘Aisyiyah Jawa Timur karena menjadi yang terbaik dalam melaksanakan standar nasional pengasuhan anak;  penghargaan guru berprestasi nasional bagi 3 guru TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal, yaitu dari Makassar Sulawesi Selatan, Palembang Sumatera Selatan, dan Yogyakarta; penghargaan kepada RS ‘Aisyiyah Ponorogo sebagai RS ‘Aisyiyah yang telah berkembang dan dapat menjadi inspirasi bagi yang lain.

Di hadapan peserta tabligh akbar, diserahkan pula dukungan dana dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Universitas Ahmad Dahan, Universitas Muhammadiyah Jakarta, dan Stikes ‘Aisyiyah Yogyakarta, yang disampaikan secara simbolis oleh rector masing-masing universitas dan Ketua Stikes ‘Aisyiyah Yogyakarta, untuk pengembangan TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal di Indonesia Timur, yang diterima oleh perwakilan ‘Aisyiyah Nusa Tenggara Timur, Papua, Papua Barat, Sulawesi Utara, dan Maluku.