Penguatan Gerakan untuk Pencerahan menuju Perempuan Berkemajuan

25 Januari 2019 13:44 WIB | dibaca 253

 
Surakarta -- Konsolidasi Nasional Kader 'Aisyiyah yang diselenggarakan Majelis Pembinaan Kader (MPK) Pimpinan Pusat 'Aisyiyah bertema "Penguatan Gerakan untuk Pencerahan menuju Perempuan Berkemajuan" dibuka secara resmi oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat 'Aisyiyah Siti Noordjannah Djohantini di Aula Siti Walidah, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) pada Jumat (25/1). Kegiatan ini dihadiri 110 perwakilan dari 31 Pimpinan Wilayah 'Aisyiyah se Indonesia. 
 
Acara Pembukaan dihadiri oleh Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Ahmad Dahlan Rais, Rektor UMS yang diwakili Wakil Rektor IV, Abdul Fatah Santoso, Ketua Komisi VII DPR RI . Ali Taher Parangsong, Ketua Majelis Pembinaan Kader Salmah Orbayinah.
 
Salmah Orbayinah, Ketua Majelis Bidang Perkaderan PP 'Aisyiyah dalam sambutannya menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader, menjaring appirasi, sekaligus mengevaluasi program perkaderan Pimpinan Wilayah. "Tantangan Perkaderan yang semakin berat harus dihadapi oleh 'Aisyiyah dengan mengedepankan identitas sebagai perempuan Islam berkemajuan," ujarnya. 
 
Abdul Fatah Santosa mewakili UMS menyampaikan bahwa UMS senantiasa mendukung gerak langkah perempuan yang kedudukannya setara dalam Islam untuk mengoptimalkan kemampuannya bermanfaat untuk umat. 
 
Sementara Ali Taher Parangsong dalam sambutan singkatnya mengungkapkan refleksi perjuangan 'Aisyiyah yang tiada henti berkarya, saling berkolaborasi, dan menebar manfaat. "Saya berharap 'Aisyiyah banyak terlibat isu-isu perempuan yang berkembang di Senayan seperti RUU Penghapusan Kekerasan Seksual dan RUU Pesantren," ungkapnya. 
 
Kemudian Dahlan Rais dalam sambutan singkatnya mengajak 'Aisyiyah agar forum konsolidasi dijadikan sebagai forum evaluasi dan refleksi how to united, how to be  strong and how to be solid. "Mari menyatukan segenap potensi kader, menguatkan kader lebih maju dan berdedikasi, mampu menjaga kesatuan, membentengi dari pengaruh luar yang kurang baik," harapnya. 
 
Lalu, Siti Noordjannah Djohantini dalam sambutannya mengajak untuk  bersyukur akan 'Aisyiyah yang menjadi gerakan perempuan berkemajuan.  Mari jaga 'Aisyiyah atas bentuk rasa syukur kita dengan berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk kemajuan 'Aisyiyah. Semangat untuk menjalankan program-program unggulan di wilayah dan daerah," ajaknya.
 
Sumber: muhammadiyah.or.id