Pengajian Ramadan ‘Aisyiyah untuk Dakwah Melintas Batas

18 Mei 2019 13:01 WIB | dibaca 235

Sabtu (18/5) Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah (PPA) menggelar Pengajian Ramadan 1440 H Pimpinan ‘Aisyiyah dengan tema “Aktualisasi Risalah Pencerahan untuk Dakwah Melintas Batas.” Acara yang di gelar di aula Lt.2 gedung PPA ini dihadiri oleh sekitar 120 peserta yang terdiri dari jajaran Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, perwakilan dari seluruh Majelis yang ada di PPA, Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah se-DIY, Pimpinan Daerah se-DIY, Pimpinan Muallimat, Pimpinan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta, serta perwakilan amal-amal usaha ‘Aisyiyah.

Pada sambutannya, Ketua Penyelenggara, Cholifah Syukri yang merupakan Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah menyampaikan pada bulan Ramadan yang penuh berkah ini sudah sepatutnya diisi dengan kegiatan penuh ibadah, salah satunya melalui pengajian ini. Pengajian yang dilakukan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di bulan Ramadan ini sudah berlangsung sejak lama dan menjadi bagian dari perjalanan sejarah Muhammadiyah ‘Aisyiyah.

Cholifah menyampaikan bahwa pengajian Ramadan ini bertujuan untuk meningkatkan dan menajamkan iman-Islam kita serta membekali para peserta dengan wawasan. “Apa yang disampaikan hari ini termasuk muatan pembekalan dalam bidang ideologi Muhammadiyah ‘Aisyiyah sebagai organisasi pengusung Islam Wasathiyah, sebagai organisasi dengan ajaran Islam amar maruf nahi munkar yang berisikan dakwah dan tajdid.”

Mengangkat tema “Aktualisasi Risalah Pencerahan untuk Dakwah Melintas Batas” Cholifah menyampaikan bahwa pada pengajian ‘Aisyiyah kali ini akan menyampaikan materi yang terkait risalah pencerahan yang telah ditetapkan Pimpinan Pusat Muhammadiyah pada saat Tanwir Muhammadiyah tahun 2019 di Bengkulu. “Risalah pencerahan ini akan diuraikan lebih mendalam dari sisi ideologi, falsafah, praksis, serta hal yang terkait isu perempuan dan ghirah kita untuk menghadapi masa depan.”

Cholifah berharap semoga materi yang disampaikan pada hari ini bisa dibawa dan disebarluaskan kepada level pimpinan yang lain sehingga bisa menjadi pengetahuan dan penguatan bersama. (Suri)