Pendidikan Masih Berorientasi Materi

13 Juni 2015 12:23 WIB | dibaca 934

Dari kanan-kiri : Hendri Saparini, Ph.D, Prof. Dato’ Dr. Zaleha Kamarudin, Siti Samsiyatun, Prof. Dr. Karma Lekshe Tsomo

dalam Seminar Internasional di STIKES ‘Aisyiyah (Sumber : Arsip ‘Aisyiyah)

 

Sebagai organisasi yang memiliki banyak lembaga pendidikan, ‘Aisyiyah saat ini memiliki kesempatan emas untuk mengembalikan tujuan sebenarnya dari pendidikan. Sebagai sebuah proses untuk melahirkan individu berakhlak islami yang menjaga akal, jiwa, dan kehidupan.

 

Hal tersebut disampaikan oleh Prof. Dato’. Dr. Zaleha Kamarudin dalam seminar internasional yang diadakan di STIKES ‘Aisyiyah, Sabtu (13/06). Menurut Zaleha, selama ini, pendidikan lebih berorientasi materi yang menciptakan generasi tamak. “Jadinya, generasi dicokok dengan pemahaman bagaimana supaya bisa memamerkan kepemilikan harta seperti rumah besar,” ujar Zaleha.

 

Zaleha menambahkan, salah satu cara mengembalikan tujuan pendidikan adalah melalui keluarga. “Sayangnya, saat ini institusi keluarga tidak mendapat perhatian dari banyak pihak,” kata Zaleha. Menurutnya, selama ini institusi keluarga baru diperhatikan oleh pemerintah.

 

Senada dengan Zaleha, Hendri Saparini dalam forum yang sama mengatakan nilai keluarga sebagai pilar kemajuan bangsa mulai tergerus. “Ini tugas bersama untuk mengembalikan nilai itu bersama-sama,” Kata Hendri. (Mid)