Pelatihan Dasar Asuhan Paliatif 'Aisyiyah MAMPU di DIY

09 Agustus 2016 06:20 WIB | dibaca 1387

 

Pada tanggal 22-24 Juli 2016, PP Aisyiyah bersama MAMPU mengadakan Pelatihan Dasar Asuhan Paliatif (Paliatif Care) di Yogyakarta. Acara yang dibuka oleh Pimpinan PP ‘Aisyiyah yakni  Ibu Dra. Siti Noordjannah Djohantini, MM.,M.Si dan koordinator ‘Aisyiyah MAMPU Ibu Dr. Tri Hastuti Nur Rochimah, M.Si ini merupakan salah satu bentuk kepedulian ‘Aisyiyah terhadap kesehatan perempuan khususnya bagi penderita kanker serviks dan kanker payudara.

Acara yang berlangsung selama 3 hari ini mengundang beberapa ahli dan narasumber yang menjelaskan apa dan bagaimana itu Asuhan Paliatif. Dijelaskan oleh salah satu pemateri yakni dr.Probosuseno, SpPD, K-Ger, FINASIM, Asuhan Paliatif adalah sistem perawatan terpadu yang meningkatkan kualitas hidup, dengan meringankan nyeri serta penderitaan yang lain, memberikan dukungan spiritual dan psikososial mulai saat diagnosa ditegakkan sampai akhir hidup dan dukungan terhadap keluarga dalam masa duka cita.

‘Aisyiyah bersama MAMPU sangat fokus kepada perempuan penderita kanker serviks dan kanker payudara karena pada tahun 2007 sudah ditetapkan bahwa kanker adalah penyebab kematian ke 2 didunia. Dimana diIndonesia sendiri, kanker payudara merupakan penyakit nomor satuyang paling banyak diderita pasien pengidap kanker yang di rawat inap di rumah sakit. Di Indonesia setiap tahun ada 100 penderita baru dari 100.000 penduduk.

Diharapkan dengan adanya Pelatihan Dasar Asuhan Paliatif ini maka metode paliatif care dapat berkembang dan diterapkan di masyarakat luas yang didukung oleh dokter, perawat, terapis, petugas sosial medis, psikolog, rohaniawan, relawan dan profesi lain diperlukan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien dan keluarga pasien penderita kanker serviks dan kanker payudara. Karena seperti disampaikan bapak Umar Said  Prawoto, S.Ag yang merupakan perwakilan PKU Muhammadiyah Yogyakarta bidang kerohanian, tujuan dari Asuhan Paliatif sendiri adalah untuk mengurangi penderitaan pasien termasuk menghilangkan nyeri dan keluhan lain yang mengganggu, memperpanjang umur, meningkatkan kualitas hidup, menjaga keseimbangan psikologis dan spiritual, berusaha agar penderita tetap aktif sampai akhir hayatnya, memberikan support kepada keluarganya, berusaha membantu mengatasi suasana duka cita pada keluarga.

Koordinator ‘Aisyiyah MAMPU Ibu Dr. Tri Hastuti Nur Rochimah, M.Si berharap para peserta Pelatihan Dasar Asuhan Paliatif akan menjadi penggerak di daerah-daerahnya masing-masing, menjadi pionir dalam hal paliatif care, dan menjawab permasalahan-permasalahan yang ada di masyarakat. Sementara ‘Aisyiyah bersama MAMPU sendiri akan terus menggiatkan metode paliatif care melalui amal dakwah diantaranya asuhan paliatif dapat menjadi materi dalam perkualiahan dan salah satu bentuk diversifikasi KKN, menjadi salah satu program studi keperawatan, menajdi pusat pelatihan pendamping, dan bersinergi dengan komunitas dalam hal asuhan paliatif (BSA).