Pelatihan Bisnis SWA RIAS@ MEK PP ‘Aisyiyah Berdayakan Perempuan Muslimah

01 November 2018 11:48 WIB | dibaca 71

Jakarta -- Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah (MEK PPA) mengadakan Pelatihan SWA RIAS@ pada (19-21/10) bertempat di Hotel Rivoli, Jalan Raya nomor 41, Kramat, Senen, Jakarta Pusat. Pelatihan yang dilaksanakan selama 3 hari tersebut dihadiri oleh pendamping dan peserta dari DKI Jakarta, Sumatera Barat, Lampung, dan Jawa Barat.

Pelatihan SWA RIAS@ yang juga dihadiri oleh Person In Charge (PIC) atau penanggungjawab Program SWA RIAS@ini dilaksanakan di 3 titik yakni Yogyakarta, Jakarta dan Surabaya. Pelatihan SWA RIAS@ yang dilaksanakan di Jakarta adalah pelatihan kedua yang diadakan oleh MEK PP ‘Aisyiyah setelah dilaksanakan bertempat di Hotel Lynn, Jogokariyan, Yogyakarta dan dihadiri oleh pendamping dan peserta SWA RIAS@ dari DI Yogyakarta dan Jawa Tengah pada (13-15/10) lalu. 

Dalam acara pembukaan, Laras Wiendyawati selaku Ketua Program SWA RIAS@ menyampaikan bahwa program SWA RIAS@ bertujuan untuk melahirkan perempuan pelaku usaha yang bergerak di bidang tata rias melalui pelatihan. “Setelah pelatihan ini akan dilanjutkan dengan mentoring  dan bantuan modal secara bergulir, sehingga terbentuk 100 RIAS@ Corner yang tersebar di 20 daerah”, lanjutnya. Laras menambahkan bahwa Program SWA RIAS@ juga bekerjasama dengan CSR wardah melalui Lazis Mu.

Bezie Galih Manggala dari Smartplus Accelerator selaku trainer dan fasilitator pada Pelatihan Bisnis SWA RIAS@ mengapresiasi ‘Aisyiyah terutama kepada Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan ‘Aisyiyah atas terselenggaranya Pelatihan Bisnis SWA RIAS@. “Pelatihan SWA RIAS@ adalah acara yang luar biasa untuk pemberdayaan terhadap perempuan terutama di bidang bisnis muslimah market yang bisa dibilang masih jarang, padahal mestinya kita bisa menjadi pemain dari segment pasar kita sendiri” ungkapnya.

Pendamping dan peserta SWA RIAS@ mengikuti kegiatan pelatihan bisnis ini dengan penuh semangat. Karena selain materi yang disampaikan, Bezie selaku fasilitator mengajak seluruh peserta untuk aktif melakukan pratik dari materi-materi yang telah disampaikan.

“Jangan sampai kita hanya menjadi konsumen. Kalau bisa menjadi pebisnis juga di bidang tata rias ini, sehingga pelatihan SWA RIAS@ ini baik sekali untuk meningkatkan kompetensi dari pengusaha-pengusaha muslimah supaya bisa ikut bermain di pasar yang sedang bertuimbuh ini” tutur Bezie.

Bezie turut memberikan harapan yang besar bagi Program SWA RIAS@. “Acara ini penting dilakukan karena Indonesia memiliki perempuan-perempuan yang punya potensi untuk memberikan atau menumbuhkan manfaatnya lebih banyak orang tapi belum terberdayakan. Sehingga acara seperti ini perlu sekali diduplikasi di banyak daerah tidak hanya di 3 kota seperti Yogyakarta, Jakarta, dan Surabaya tapi kalau bisa di Indonesia” ungkapnya. Bezie menambahkan bahwa Pelatihan Bisnis SWA RIAS@ bisa menumbuhkan pengusaha-pengusaha muslimah yang memberikan manfaat lebih banyak lagi, serta mampu berkontribusi dalam pengembangan ekonomi umat secara khusus, dan pengembangan ekonomi indonsesia secara umum. (AAM)