Peduli Sesama, 'Aisyiyah GKB Gresik Santuni Lansia Dukun

20 Februari 2020 11:09 WIB | dibaca 137

Gresik -- ‘Aisyiyah GKB Gresik menaruh kepeduliannya para lansia di Daerah Dukun. Pada Sabtu (8/2) yang lalu, ‘Aisyiyah GKB Gresik menyantuni lansia tepatnya di Desa Padang Bandung, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik.

Kegiatan Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) 2 GKB bertema Berkah bersama Dhuafa yang ditujukan kepada warga lansia ini didukung langsung oleh Kantor Layanan Lazismu (KLL) GKB Gresik.

Selain dihadiri oleh 150 warga lansia dari 11 Ranting ‘Aisyiyah, kegiatan sosial ini juga diikuti PRA Dukun, KLL Dukun, dan PR Muhammadiyah se-Dukun.

Acara dilengkapi dengan kehadiran penceramah dari penasihat Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Dukun, KH. Mudzaffir.

KH Mudzaffir dalam ceramah sebelum kegiatan baksos berpesan agar seluruh warga tidak lupa bersedekah.

“Bersedekahlah kepada sesama. Bersedekah itu indah, dengan bersedekah dapat terhindar dari sifat kikir atau bakhil,” paparnya.

KJ Mudzaffir menjelaskan Rasulullah mengajarkan kepada kita untuk selalu berbagi, walaupun sekecil apapun pemberiannya.

Maka, lanjutnya, jadilah orang yang selalu menafkahkan atau bersedekah. “Itu akan meringankan beban saudaramu,” ucapnya.

Perwakilan KLL GKB, Selamet Hariyadi mengatakan kegiatan sosial ini merupakan pentasharufan dari dua program LazisMu yaitu Tingkatkan Gizi Seimbang (Timbang) dan Muhammadiyah Senior Care (MSC).

Selamet Hariyadi menjelaskan kegiatan ini menjadi agenda rutin yang dilakukan KLL GKB dalam memberikan santunan pada warga dhuafa.

Sementara itu, Ketua PRA 2 GKB, Lilis Wuryani menyampaikan bahwa kegiatan sosial yang ditempatkan di Dukun ini dilatarbelakangi karena banyaknya warga lansia di Dukun.

“Alasan inilah yang melatarbelakangi kami berkunjung sekaligus baksos. Alasan kedua juga PRA di sana (Dukun) cukup banyak,” ungkapnya.

Lilis menambahkan kegiatan KLL dan PRA 2 GKB ini diharapkan bisa membantu saudara-saudara yang ada di lokasi. Selain itu, baksos ini bisa saling membantu dan membahagiakan warga yang kurang mampu atau dhuafa.

Sumber: pwmu.co