Pandangan Muhammadiyah tentang Islam yang Berkemajuan

20 Oktober 2012 18:08 WIB | dibaca 1383

 

Sidang pertama pada Hari Sabtu, 20 Oktober 2012 dibuka dengan sidang PlenoVI dengan pemateri Bp. Dr. H. Haedar Nashir, M.Si dari PP Muhammadiyah. Materi pertama yang disampaikan mengenai “Pandangan Muhammadiyah tentang Islam yang Berkemajuan”. Diikuti oleh seluruh DPA seluruh Indonesia yang bertempat di Ruang Prof. Dra. Siti Baroroh Baried Kampus Stikes 'Aisyiyah Yogyakarta.

“Pemikiran Ahmad Dahlan membawa perubahan bagi umat Islam terutama warga Muhammadiyah. Sejak 100 tahun yang lalu hingga sekarang sudah mulai memasuki abad yang ke-2. Setiap kelahiran abad baru akan melahirkan umat baru sebagai umat pembaharu,” ungkap Haedar Natsir dalam penyampaian materi sidang kali ini.

'Aisyiyah dan Muhammadiyah lahir dari produk ijtihad yang saat itu masih bersifat konservatif dan sangat membelenggu kaum perempuan, sehingga muncul ide dari pemikiran KH Ahmad Dahlan saat itu untuk memajukan Islam.

Dalam kesempatan ini, Haedar juga menyampaikan pandangan Muhammadiyah dengan pandangan Islam yang berkemajuan tidak akan pernah berhenti menyinari negeri dan semesta kehidupan. Kemajuan senantiasa menyertai dan menjadi nafas gerakan Muhammadiyah sepanjang perjalanan gerakannya. Dengan spirit dan pandangan islam yang berkemajuan, Muhammadiyah mencerahkan umat, bangsa dan dunia kemanusiaanyang merupakan wujud dari ijtihad dakwah Islam sebagai Din al-Hadlarah dan menyebar risalah rahmatan lil-‘alamin untuk membangun peradaban yang utama dimuka bumi yang dianugerahkan Allah SWT.