Muatan Lokal UNISA Akan Kental dengan Perspektif Perempuan

18 Maret 2016 14:58 WIB | dibaca 994

Ketua Umum PP ‘Aisyiyah bersama Menteri BUMN RI berkeliling di gedung UNISA, Jum’at 18 Maret 2016 (Foto : Dok. Lensamu)

Ketua Umum PP ‘Aisyiyah bersama Menteri BUMN RI berkeliling di gedung UNISA, Jum’at 18 Maret 2016 (Foto : Dok. Lensamu)

 

Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah Siti Noordjannah Djohantini menyampaikan bahwa UNISA menjadi pilar ketiga setelah UMY dan UAD yang disipakan untuk menjadi kampus berkemajuan dan menaruh perhatian khusus pada isu-isu kesejahteraan perempuan.

“(Melalui UNISA) ‘Aisyiyah tidak akan pernah meminggirkan perempuan, tidak akan pernah tidak bekerja keras, kami ingin lekatkan bahwa inilah kampus berkemajuan,” ujar Noordjannah dalam Konferensi Pers yang berlangsung di UNISA Yogyakarta pada Jum’at (18/03).

Noordjannah menambahkan, sejak awal ‘Aisyiyah membawa misi untuk mensejahterakan kelompok perempuan. Melalui Universitas, perspektif mengenai perempuan akan kental dalam muatan local dan kurikulum.

“Misalnya ada ilmu manajemen, berbicara tentang bisnis Khadijah itu akan jadi inspirasi dalam konteks entrepreneur. Arsitek itu perspektif gendernya luar biasa. Bagaimana agar ramah pada perempuan. (‘Aisyiyah) Akan memadukan antara perspektif Islam dengan nilai-nilai gender,” tambah Noordjannah.

Dengan perubahan status dari Sekolah Tinggi menjadi Universitas, cakupan dakwah ‘Aisyiyah dalam pemberdayaan perempuan akan meluas. “Sinergi antar prodi semakin warna-warni. Kolaborasinya akan kuat,” pungkas Noordjannah. (Mids)