Menko PMK RI Letakkan Batu Pertama Pembangunan SMK 'Aisyiyah Insan Utama Prabumulih

13 November 2019 09:41 WIB | dibaca 386

Kedatangan pertama ke Kota Prabumulih, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Prof. Dr. Muhadjir Effendy, MAP menjadi peletak batu pertama pembangunan unit sekolah baru SMK ‘Aisyiyah Insan Utama Prabumulih. Unit sekolah baru SMK ‘Aisyiyah Insan Utama Prabumulih merupakan gagasan Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Prabumulih.

Marjuansyah, SIP selaku Ketua Panita yang juga mewakili Pimpinan Muhammadiyah Prabumulih mengatakan, SMK ‘Aisyiyah Insan Utama Prabumulih dirintis pada 2018. Seiring berjalannya waktu, terjadi pasang surut dalam pembangunannya. Namun, sebagai warga Muhammadiyah tidak pernah putus asa dan mati langkah, oleh karenanya pembangunan diteruskan.

“Untuk pembangunan SMK Aisyiyah Insan Utama Prabumulih yang berada di Desa Tanjung Telang, pembiayaan sifatnya swadaya. Kita bahu membahu dan ada meminjam dana serta ada juga darmawan yang membantu untuk pembangunan SMK tersebut. Setidaknya Rp 15 Milyar untuk perencanaan pembangunan SMK, di dalamnya terdapat masjid dengan kapasitas 15 ribu jamaah yang bisa ditampung,” ujar Marjuansyah yang juga menjabat Ketua KPU kota Prabumulih.

Marjuansyah menambahkan, SMK ‘Aisyiyah Insan Utama didirikan untuk kepentingan masyarakat Prabumulih, terutama untuk warga Gunung Kemala, Tanjung Telang, Payuputat dan Sungai Medang serta daerah kabupaten tetangga.

“Mari kita majukan bersama dan mohon doa dukungan Pemkot. Dengan berharap ini bisa memajukan dan dapat berkontribusi bagi Kota Prabumulih,” ungkapnya

Sementara Wali Kota Prabumulih Ir H Ridho Yahya MM menyampaikan, pihaknya siap membantu membangun mendirikan SMK ‘Aisyiyah Insan Utama Prabumulih tersebut.

“Pemkot Prabumulih siap membantu pembangunannya. Nanti coba kita anggarkan di APBD. Sekaligus saya berharap SMK tersebut melahirkan orang-orang yang pandai menyiarkan agama islam,” terangnya.

Menteri PMK, Prof. Dr. Muhadjir Effendy menyambut baik didirikannya SMK ‘Aisyiyah Insan Prabumulih tersebut dan mengatakan jika dirinya siap membantu pembangunannya. Tak hanya itu, Ia juga mendukung program Wali Kota dalam hal ini melarang adanya penambahan batubara di Kota Prabumulih.

“Saya dukung kebijakan penolakan tambang batubara, telah dilakukan Wali Kota. Hal ini agar lingkungan tidak rusak, dan masyarakat sengsara,” ujarnya di sela-sela peresmian SMK Aisyiyah Insan Utama di Desa Tanjung Telang, Kecamatan Prabumulih Barat, Minggu (10/8).

Menko PMK menambahkan, setelah ada teknologi aman dan ramah barulah nantinya eksplorasi batubara bisa dilakukan. Sehingga, tidak lagi merusak lingkungan. “Dan, generasi muda Prabumulih lah, nantinya melakukan ekplorasi batubara dengan teknologi ramah lingkungan,” tukasnya.

Ia juga mengapresiasi langkah Pemkot, memakmurkan dan mensejahterakan masyarakatnya dengan berbagai program unggulan telah dilakukan. “Memang seharusnya demikian, masyarakat Prabumulih dahulu sejahtera dan makmur. Baru yang lainnya, ikut sejahtera dan makmur,” ucapnya.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) ini mengapresiasi Pengurus Daerah Aisyah (PDA) Prabumulih berani membangun SMK Aisyiyah Insan Utama, guna berkontribusi dalam dunia pendidikan. “Khususnya, dalam rangka menciptakan SDM unggul seperti dicitakan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kita akan support pembangunannya, nanti akan kita koordinasikan dengan Mendikbud (Nadiem Makarim, red),” pungkasnya. (RAY/AAM)

Sumber: palpres.com