Menjadi Legislatif, Bukan Ajang Memperkaya Diri

07 April 2014 09:44 WIB | dibaca 892

 

“Caleg Perempuan harus membekali diri dengan pengetahuan yang komprehensif dari berbagai bidang ilmu, seperti hukum dan perundang-undangan, pendidikan politik, dan bekal pengetahuan yg sesuai dengan daerah tujuannya”, hal itu disampaikan oleh Farida Patittingi. Salah satu narasumber dalam silaturahmi yang diadakan PDA Sulawesi Selatan bersama calon legislatif perempuan. Menurut Farida yang juga Guru Besar Fakultas Hukum UNHAS ini, bekal yang dimiliki perempuan tersebut bisa menumbuhkan kepercayaan diri caleg dalam berinteraksi secara langsung saat berkunjung ke daerah paling bawah. Terutama setelah mereka terpilih

Kegiatan silaturhami tersebut mengangkat tema “Penguatan Calon Anggota Legislatif Perempuan”. Silaturahmi menurut panitia diadakan untuk member dukungan moril kepada caleg perempuan supaya memaksimalkan potensi yang dimiliki masing-masing caleg untuk mewakili kepentingan warga..

Nurhayati Yasin Limpo, narasumber lainnya dari Sulawesi Selatan mengatakan caleg harus memulai maksud dan tujuannya berpolitik dengan niat untuk membela dan menyuarakan kepentingan masyarakat banyak bukan untuk memperkaya diri sendiri.

“Menjadi Anggota Legislatif itu sangat enak dengan fasilitas yang diberikan oleh negara, Tapi kita juga harus bekerja, berpikir apa yang harus saya  berikan kepada masyarakat yang telah memberi saya amanah?” tandas Nurhayati.

Selain silaturahmi dengan calon legislatif perempuan, kegiatan yang diadakan di di Gedung Serbaguna ‘Aisyiyah Sulawesi Selatan ini juga diadakan rapat koordinasi PWA dan PDA Sulawesi Selatan.