Mahasiswa UNISA Yogyakarta Buat Inovasi Alat Makan Ramah Lingkungan

26 Juni 2020 15:08 WIB | dibaca 209

Sleman -- Mahasiswa Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta jurusan Bioteknologi membuat produk sedotan dan alat makan ramah lingkungan. Ada dua produk inovasi yang diberi nama Bio Tool dan Bio Straw.

Panji Agung Nugroho, perwakilan tim pembuat produk mengatakan, Bio Tools dibuat sebagai peralatan makan sekali pakai.

“Produk ini terbuat dari bahan dasar yaitu gandum dan katul (bekatul). Setelah dipakai bisa langsung dimakan,” terang Panji dilansir dari laman Republika, Jumat (26/6).

Sementara Bio Straw adalah sedotan ramah lingkungan. Bahan yang digunakan untuk Bio Straw yaitu tepung singkong. 

Dua produk ramah lingkungan ini dibuat atas keresahan Panji terhadap meningkatnya jumlah sampah, yaitu penggunaan plastik dan styrofoam. Panji mengatakan sampah plastik semakin meningkat selama pandemi Covid-19.

"Sampah plastik semakin bertambah karena meningkatnya pembelian makanan melalui layanan pesan antar dan take away," ujarnya.

Panji menerangkan, proses produksi sendiri diawali dengan membuat adonan dari bahan-bahan dasar yang sudah disiapkan. Selanjutnya dengan proses pencetakan dan dipanggang menggunakan oven/microwave.

"Setelah itu sudah bisa dikemas dan waktu yang dibutuhkan sekitar dua jam untuk seluruh proses ini," kata Panji.

Panji bersama timnya masih akan melakukan pengembangan lebih lanjut terhadap dua produk tersebut. Nantinya, kedua produk akan dipasarkan secara daring dikarenakan masih pandemi Covid-19.

"Rencananya dua produk inovasi ini juga akan kami ikutkan dalam pagelaran i-Finog 2020 di Malaysia. Tapi karena ada pandemi ini jadi acara tersebut ditunda," jelas Panji.

Sumber: republika.co.id