LLHPB PWA Lampung Berikan Pelatihan Budikdamber di Panti

19 September 2020 13:33 WIB | dibaca 52

 
"Pandemi Covid-19 memiliki dampak yang sangat terasa di berbagai bidang termasuk bidang ketahanan pangan." Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana  (LLHPB) Pimpinan Wilayah 'Aisyiyah Lampung, Erna Rochana pada Sabtu (12/9). Menurut Erna, kelenting dan ketahanan pangan memiliki dua kata kunci penting yaitu ketersediaan pangan yang cukup dan merata serta akses penduduk terhadap pangan, baik secara fisik maupun ekonomi. 
 
Oleh karena itu, dalam upaya meningkatkan Ketahanan Pangan masyarakat terutama kelompok dhuafa mustadhafin, LLHPB Lampung melakukan kegiatan Budikdamber dan menanam sayur organik dalam Program Kelentingan dan Ketahanan Pangan yang merupakan dukungan LLHPB PPA dengan The Asian Foundation (TAF). 
 
Erna menyampaikan bahwa lokasi kegiatan berada di Panti Asuhan Muhammadiyah Budi Mulya 1 Kota Bandar Lampung dengan anak asuh berjumlah 130 orang, pengasuh 10 orang & Panti Asuhan Muhammadiyah Budi Mulya 2  Kota Bandar Lampung berjumlah 12 orang dengan pengasuh 2 orang. Tujuan kegiatan ini disampaikan oleh Erna adalah untuk menumbuhkan kewirausahaan anak asuh, jika mereka sudah  tidak berada di panti bisa mempraktekan kegiatan ini. "Pandemi tidak boleh membuat kita bermalas-malasan, yang semua itu akan membuat kita menjadi hamba yang putus asa. Namun dengan adanya virus Corona ini membuat kita semakin bertaqwa kepada Allah dan bangkit untuk berbuat yang terbaik."
 
Ia menambahkan bahwa masa pandemi adalah peluang bagi kita untuk berbagi, berinovasi dalam segala bidang. "Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah menangkap situasi ini dengan mencanangkan Program Ta'awun untuk Negeri," papar Erna. 
 
"Alhamdulillah kegiatan Budikdamber dan menanam sayur organik sudah berjalan satu bulan, dalam perjalanan kegiatan tersebut ada kendala yang dihadapi, namun karena kegiatan dilaksanakan dengan gembira maka kendala yg dihadapi bisa terlaksana," ucapnya.   (ES/Suri)