LLHPB 'Aisyiyah Kab Blora Berbagi Air Bersih di Tengah Pandemi

10 Oktober 2020 10:06 WIB | dibaca 29

 
 
Berbagi tiada henti, berderma tiada reda. Sebuah pepatah yang layak untuk PDA Blora. Selalu ada kegiatan yang sifatnya membagikan kepada orang lain. Apakah itu berbagi ilmu, berbagi materiel maupun berbagi yang berupa kebutuhan non-ekonomi.
 
Kali ini PDA dengan tim pelaksana LLHPB, menyalurkan air bersih ke daerah pelosok-pelosok desa yang membutuhkan air bersih. Kegiatan tersebut merupakan prioritas kegiatan karena merupakan kebutuhan primer yang sangat mendesak dan harus segera terpenuhi.
 
Blora yang termasuk daerah kering, sudah dapat dipastikan jika musim kemarau kekurangan air bersih. Oleh sebab itulah LLHPB siap bergerak meringankan beban mereka akan kebutuhan air.
 
Pada Sabtu (3/10), tim LLHPB yang berjumlah 4 (empat) orang, yaitu Bu Tiknowati, Bu Nanik Prapti Wahyunani, Bu Yetty, dan Bu Nunuk Sutrisyanti meluncur  ke dk.Gunung Bancak, desa Jepangrejo, kec. Blora dengan dua tangki air. 
 
Daerah Gunung Bancak di Blora merupakan daerah terparah kekurangan air bersih. Saat bantuan air datang, masyarakat antusias mendapatkan dropping air tersebut. Pada kesempatan tersebut juga dibagikan juga masker dan penjelasan tentang TBC dan cara pencegahannya. 
 
Nanik Prapti Wahyunani, yang mewakili ketua PDA menyatakan apresiasi dan terima kasih kepada tim LLHPB yang telah melaksanakan program berbagi air bersih dan masker kepada masyarakat di pelosok dengan harapan  kepada masyarakat bisa memanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan tetap mematuhi protokol kesehatan.
 
"Semoga air yang dibagikan bisa bermanfaat dan masker yang dipakai bisa mencegah masuknya virus dan bakteri ke dalam tubuh, " ujar Nanik Prapti Wahyunani mengakhiri sambutannya.
 
Adapun pembagian jatah air berdasarkan titik kumpul dari suatu area. Masing-masing titik sejumlah sekitar30-40 KK. Masing-masing membawa jirigen dengan pembagian yang merata, per KK 4- 5 jirigen. Meskipun hanya kebagian 4-5 jirigen per KK, mereka antusias namun juga tidak ada berebutan di antara mereka. Masyarakat secara tertib mengambil sesuai bagiannya. (Tiknowati, 
LLHPB 'Aisyiyah kabupaten Blora)