Lembaga Kebudayaan PP 'Aisyiyah Ajak Perempuan 'Aisyiyah Giat Menulis

25 Februari 2019 10:00 WIB | dibaca 344

YOGYAKARTA -- Lembaga Kebudayaan Pimpinan Pusat (LK PP) ‘Aisyiyah inisiasi Pelatihan Menulis Artikel Populer sebagai salah satu upaya menggiatkan perempuan ‘Aisyiyah menulis. Banyaknya konten berita hoax maupun berita negatif adalah salah satu alasan dilaksanakannya pelatihan menulis tersebut. Menurut Widiyastuti, Ketua Pelaksana Pelatihan Menulis Artikel Populer, mengungkapkan bahwa inisiasi ini dilakukan melihat masih sedikit perempuan ‘Aisyiyah yang giat memproduksi konten alternatif berupa tulisan-tulisan positif. Ia menambahkan bahwa hoax hanya dapat dilawan dengan munculnya tulisan-tulisan positif di media. “Tentu tahu hoax harus kita perangi dengan memproduksi konten alternatif, mencoba dengan membuat tulisan-tulisan,” paparnya.

Widiyastuti menyadari bahwa perempuan ‘Aisyiyah memiliki potensi dalam menulis. Oleh karenanya, Ia turut mengajak peserta untuk nantinya aktif menulis, menyebarkan virus giat menulis kepada pimpinan ‘Aisyiyah lainnya, serta memasifkan tulisan-tulisan yang ada untuk disebarluaskan hingga dibukukan.

Hal tersebut diapresiasi oleh Ketua Lembaga Kebudayaan PP ‘Aisyiyah, Susilaningsih Kuntowijoyo. Selain itu, Susilaningsih menyampaikan bahwa menulis merupakan kebutuhan dan keharusan untuk dikuasai karena tulisan adalah bukti fisik dari pemikiran seseorang, sebagai eksistensi yang terus hidup meski penulis telah tiada. “Ketika seseorang sudah tiada, tiada bekas atas apa yang sebennarnya sudah dilakukan kecuali jika ia menulis,” ungkap Susi.

Pelatihan Menulis Artikel Populer ini dihadiri oleh perwakilan dari setiap Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Ahad (24/02) di Aula lantai dua Kantor PP ‘Aisyiyah, Jalan KH. Ahmad Dahlan nomor 32 Yogyakarta. Pelatihan Menulis Artikel Populer terbagi atas dua sesi dimana sesi pertama diisi oleh Dr. Atik Triatnawati yang menyampaikan tentang bagaimana cara Mencari Topik dan Judul, serta Dra. Evi Septiani TH., M.Si., yang memaparkan mengenai Bahasa Penulisan Artikel Populer. Sesi kedua disampaikan oleh Heru, salah seorang peserta dengan pengalaman menulisnya di media diminta Widiyastuti menyampaikan tentang Citizen Journalism yang sebenarnya sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari para peserta dan bisa dimulai dari hal sederhana.

Sementara sesi ketiga diisi materi tentang Teknik Penulisan Artikel Populer serta mengenai Lay Out Artikel oleh Dr. Nuraini Setyawati. Sesi keempat yang merupakan sesi terakhir, peserta diminta Widiyastuti untuk membuat tulisan. “Nantinya tulisan yang telah dibuat akan diupload ke media sosial, kita sebarluaskan dan harapannya tulisan-tulisan tersebut bisa dibukukan,” paparnya sekaligus menutup acara pelatihan menulis tersebut. (AAM)