Launching Pojok Kespro, IPAS-'Aisyiyah Ponorogo Siap Gencarkan Layanan Kespro

30 September 2020 19:13 WIB | dibaca 104

 
 
 
"Saya menyemangati supaya Pojok Kespro, Griya Kespro ini akan sustain dan disupport oleh kepala desa untuk melakukan berbagai kegiatan, bisa menginspirasi desa yang lain untuk menekan AKI dan perempuan memiliki akses yang baik atas layanan kesehatan reproduksi. Semoga sukses dan dapat menjadi kontribusi 'Aisyiyah menurunkan AKI, serta meningkatkan akses layanan KB dan layanan pasca keguguran." Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Pimpinan Pusat 'Aisyiyah, Tri Hastuti Nur Rochimah dalam kegiatan "Peresmian Pojok Kesehatan Reproduksi : Edukasi, Konseling, dan Promosi, Desa Nongkodono, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo" dengan dukungan program IPAS Pimpinan Daerah 'Aisyiyah Kabupaten Ponorogo.
 
Acara yang berlangsung di pendopo Desa Nongkodono pada Rabu (30/10) ini dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan serta disiarkan secara daring. Turut hadir dalam kegiatan ini Supriyatiningsih selaku Koordinator Program IPAS-'Aisyiyah; Koordinator Program IPAS 'Aisyiyah Ponorogo, Titi Listyorini; Lurah Nongkodono, Jemadi; Camat Kauman, Joko Waskito; PLKB; Kepala Puskesmas; Bidan desa; jajaran PDA Ponorogo; Distrik Koordinator IPAS Kabupaten Ponorogo; serta Kader ‘Aisyiyah –IPAS dari 3 area program.
 
Dalam sambutannya Tri menyampaikan terimakasih atas terbentuknya ruang pojok kespro ini yang merupakan hasil kerja para kader IPAS - 'Aisyiyah di Desa Nongkodono yang juga didukung oleh pihak desa. "Terimakasih memberikan ruang bagi perempuan untuk membicarakan masalah kespro dan memberi edukasi bagi remaja, diharapkan nanti fasilitas ini dapat menjadi tempat konseling dan edukasi kespro karena penting sekali mendekatkan layanan kespro termasuk layanan kehamilan kepada masyarakat."
 
 
  
 
Titi Listyorini selaku Koordinator Program IPAS 'Aisyiyah Kabupaten Ponorogo menyampaikan bahwa 'Aisyiyah telah melakukan edukasi kespro di Ponorogo dengan mendampingi 8 desa di Kecamatan Kauman dan Kecamatan Ponorogo Kota. Dari kerja-kerja di komunitas tersebut 'Aisyiyah memandang perlu adanya wadah untuk semakin memperkuat kegiatan edukasi yang dilakukan. "Agar informasi serta edukasi kespro tersebut bisa terus disampaikan dan menjadi kebiasaan maka kita memandang perlu adanya suatu komunitas yang anggotanya adalah para perempuan dari Pasangan Usia Subur atau PUS yang perempuan, kita konsen ke perempuan dahulu, walaupun reproduksi itu ada bapak ada ibu tetapi kita fokus ke ibu karena ada sesuatu yang tidak ada pada laki-laki yakni rahim."
 
Dengan adanya dukungan pemerintahan Desa Nongkodono, Pojok Kespro berhasil mendapatkan tempat di salah satu ruang yang ada di kantor pemerintahan desa. Terbentuknya pojok kespro di Nongkodono ini disampaikan oleh Listyorini karena angka keguguran yang cukup tinggi di Kecamatan Kauman juga menjadi perhatian 'Aisyiyah. Selain itu para kadernya yang aktif serta dukungan dari pemerintahan mulai dari pemerintahan desa hingga pemerintahan kecamatan. 
 
Layanan yang akan diberikan di Pojok Kespro ini menurut Listyorini sangat beragam. "Ada ruang bagi kader dan PUS untuk berkumpul serta berdiskusi, selain itu kita siapkan juga hotlinenya yang kita pergunakan dapat dihubungi PUS ketika ada permasalahan misal menstruasi atau gejala keguguran dan sebagainya yang tentunya kerahasiaan PUS akan terjaga."
 
Jemadi, Lurah Nongkodono menyampaikan janjinya untuk akan terus mendukung kerja-kerja yang dilakukan 'Aisyiyah. "Saya berjanji kepada ibu-ibu kader dengan adanya kegiatan ini apabila nantinya dari 'Aisyiyah melepas pendampingan karena dipandang sudah bisa dan mampu insya Allah pemerintah desa siap membiayai kegiatan-kegiatan sepanjang panjenengan bekerja dengan positif dan sesuai dengan aturan yang ada." 
 
Jemadi menyampaikan harapannya bahwa dengan adanya Pojok Kespro ini dapat membawa manfaat bagi kesehatan masyarakat desa terutama kesehatan reproduksi. "Mudah-mudahan dengan adanya Pojok Kespro ini bisa membuahkan hasil, bisa menekan angka kematian ibu dan anak, dapat membantu PUS mengatur jarak kelahiran sehingga memenuhi program harapan keluarga yang sejahtera sesuai dengan peraturan daerah."
 
Camat Kauman, Joko Waskito memberikan apresiasi atas kerja-kerja 'Aisyiyah yang menyentuh hingga ke level komunitas. "Terimakasih kepada 'Aisyiyah yang sudah memberikan pendampingan konseling dan edukasi kepada ibu-ibu di Nongkodono dan kami harapkan dilakukan dengan ikhlas untuk kemajuan kesehatan masyarakat."
 
Lebih lanjut Joko Waskito memberikan semangat agar kegiatan edukasi yang dilakukan juga dapat menyasar kelompok remaja. "Saya harap fungsi edukasi yang dilakukan bukan hanya memberikan pemahaman kepada PUS saja tetapi juga anak-anak remaja kita tentang bagaimana menjaga kespro itu menjadi penting."
 
Acara kemudian dilanjutkan dengan penyematan pin kespro kepada perwakilan Komunitas Reproduksi Sehat serta kunjungan ke ruang Pojok Kespro yang disambut oleh para Kader untuk mempraktikan kegiatan permainan kespro. (Suri)