Ketum PPA Ajak Pimpinan 'Aisyiyah Kerja Keras Membela Kaum Lemah

14 Februari 2019 22:31 WIB | dibaca 403

 
Hari ini (14/2) disela kegiatan pra Tanwir Muhammadiyah, Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah (PPA) menggelar Silaturahim Keluarga Besar ‘Aisyiyah Bengkulu bertempat di rumah dinas Wakil Gubernur Bengkulu. Pada acara yang bertajuk ‘Dakwah ‘Aisyiyah Menggembirakan dan Mencerahkan’ Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah bersilaturahim dengan 10 Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah yang ada di Bengkulu serta guru-guru dari TK ABA.
 
Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah yang turut hadir pada saat acara menyampaikan apresiasinya atas kerja-kerja ‘Aisyiyah melalui para kader yang tidak kenal lelah bekerja di komunitas untuk berbagai hal seperti penanggulangan TB. Kerja nyata ‘Aisyiyah ini menurut Rohidin telah membantu kerja pemerintah. 
 
Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Siti Noordjannah Djohantini pada saat sambutan meminta para pimpinan ‘Aisyiyah yang ada di Bengkulu untuk bekerja keras. “Pimpinan ‘Aisyiyah harus bekerja keras, Allah tidak akan mengubah suatu kaum jika kaum tersebut tidak berusaha merubah nasibnya sendiri.” Noordjannah meminta agar ‘Aisyiyah harus terus membangun masyarakat agar masyarakat bisa hidup lebih baik. Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa Nyai Walidah perintis gerakan ‘Aisyiyah juga merupakan tokoh pejuang bangsa yang pada awalnya berjuang untuk pendidikan melalui pemberantasan buta huruf. “Itulah dakwah-dakwah ‘Aisyiyah, tugas ‘Aisyiyah adalah membela kaum yang lemah,” tegas Noordjannah. 
 
Pada kesempatan tersebut Ketua Umum PPA juga memberikan buku berjudul Muslimah Berkemajuan (Sepenggal Riwayat Fatmawati dan ‘Aisyiyah-Muhammadiyah) kepada Gubernur Bengkulu. Buku tersebut adalah persembahan ‘Aisyiyah untuk mengenang kisah perjuangan sang ibu negara, Fatmawati yang merupakan putri Bengkulu. “Semangat Ibu Fatmawati sebagai kader NA dan ‘Aisyiyah harus menular kepada perempuan-perempuan Indonesia sebagai ibu negara yang sudah mendapat gelar pahlawan nasional,” ujar Noordjannah. (Suri)