Ketum 'Aisyiyah Ajak PCIA Malaysia Kembangkan Dakwah Islam Berkemajuan

26 Januari 2020 10:33 WIB | dibaca 236

"Perjuangan yang dilakukan Kyai dan Nyai Dahlan tidak pernah melihat apakah laki-laki atau perempuan, tetapi semua digerakkan untuk menjalankan dakwah bagi persyarikatan ini yang dibawa bersama-sama." Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat 'Aisyiyah saat menghadiri Pembekalan Pengurus PCIM-PCIA Malaysia Periode 2019-2021 pada Sabtu, (25/1) di SIKL, Kuala Lumpur, Malaysia.

 
Menurut Noordjannah, Kyai Dahlan sejak awal sudah menebarkan Islam dengan cara-cara berkemajuan termasuk dengan mengajak para perempuan untuk berkiprah dan berdakwah. "Nabi kita membebaskan perempuan dari ketertindasan dan diikuti oleh Kyai Dahlan agar perempuan di Indonesia ini menjadi perempuan yang mendapat kesempatan untuk maju, Kyai memahami bagaimana memuliakan perempuan dengan sama-sama berdakwah."
 
Gerakan 'Aisyiyah dalam berdakwah disampaikan oleh Noordjannah sejak awal sudah menunjukan perannya tidak hanya bagi persyarikatan tetapi juga bagi bangsa. Salah satunya disampaikan oleh Noordjannah adalah perjuangan memerdekakan pribumi dengan mendirikan PAUD. "Sejarah pendirian PAUD ini bukan hanya untuk kepentingan 'Aisyiyah semata tetapi merupakan cara melawan penjajah dengan memberikan pendidikan pada anak-anak kita."
 
Perjuangan 'Aisyiyah pada waktu itu menurut Noordjannah adalah untuk melawan kebodohan, penjajahan, dan melawan sekat-sekat yang membatasi kaum pribumi dengan kaum kolonial. "Dengan pendidikan sejak dini orang akan tercerahkan karena pada waktu itu jangankan anak-anak, orang dewasa saja belum tentu mendapat pendidikan karena itulah kemudian 'Aisyiyah menjadi pionir dari pendidikan usia dini."
 
Selain itu, dalam hal pergerakan perempuan Indonesia 'Aisyiyah juga menjadi organisasi yang menginisiasi dan menggerakan Kongres Perempuan yang pertama di Indonesia. Di mana menurut Noordjannah dua orang utusan 'Aisyiyah yakni Siti Munjiyah dan Siti Hayinah menyampaikan pandangannya dalam kongres tersebut.
 
Begitu rupanya pergerakan dakwah yang dilakukan Muhammadiyah 'Aisyiyah dengan membawa nilai Islam berkemajuan sehingga Noordjannah mengajak segenap warga persyarikatan untuk dapat melanjutkan dakwah persyarikatan melalui banyak sisi termasuk menggerakkan perempuan. "Mari melalui 'Aisyiyah Cabang dan Ranting di Kuala Lumpur ini kita teruskan semangat berdakwah dengan banyak cara, tingkatkan motivasi untuk kepentingan dakwah dan untuk bekal kita di akhirat dengan membesarkan 'Aisyiyah di Malaysia ini," ujar Noordjannah.
 
Noordjannah juga mengapresiasi pergerakan dakwah 'Aisyiyah di Kuala Lumpur yang begitu cepat hingga saat ini sudah berhasil mendirikan dua amal usaha yakni Taman Pendidikan al-Quran (TPA) dan PAUD. "Mari bapak ibu sekalian terus bersemangat ber-Muhammadiyah di tempatnya masing-masing supaya menjadi motivasi dan pendorong bagi warga persyarikatan di Indonesia." (Suri)