Kampanyekan ASI, 'Aisyiyah Lamongan Bentuk Kelompok Pendukung

25 Februari 2015 11:08 WIB | dibaca 779

 

Perintah memberikan ASI (pada bayi) sudah tertuang dalam Qur’an, tetapi pengetahuan masyarakat belum memadai. Maka, ‘Aisyiyah mengajak semua pihak untuk menyampaikan pengetahuan cara memberikan ASI yang tepat melalui Kelompok Pendukung ASI (KP ASi). Kita dorong pemerintah untuk mengajak petugas kesehatan mendukung gerakan ini.

Hal tersebut disampaikan Nelly Asnifati, Koordinator Program ‘Aisyiyah MAMPU Jawa Timur pada kegiatan pembentukan KP ASI di Lamongan, Jum’at (13/02/2014). Dalam kesempatan yang sama, Yudha Titi Lestiyorini, Kasi. Gizi Dinas Kesehatan Lamongan menyampaikan pentingnya pembentukan KP ASI sebagai upaya meningkatkan capaian bayi penerima ASI.

“(KP ASI) mendukung agar ibu-ibu dapat lebih berhasil menyusui, yaitu memberikan ASI Eksklusif kepada bayinya dan dilanjutkan hingga anak berusia 2 tahun” Kata Yudha.

Yudha menambahkan, kematian balita, promosi susu formula, status gizi, perilaku tenaga kesehatan, perilaku masyarakat menjadi tantangan dalam gerakan KP ASI. Menurutnya, hal tersebut selama ini menghambat pemberian ASI pada bayi.

Ada enam perwakilan dari berbagai organisasi masyarakat yang terlibat dalam kepengurusan KP ASI seperti PKK, Motivator Kesehatan, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lamongan, dan Pimpinan Daerah dan Cabang ‘Aisyiyah. Keenam perwakilan membuat komitmen yang tertuang dalam 5 butir gerakan yang mendorong meningkatnya praktek IMD, pemberian ASI Eksklusif, menyusui sampai 2 tahun, dan mencegah pemberian MP ASI sebelum bayi berusia 7 bulan.