JK: Hasil Tanwir Muhammadiyah Upaya Mencerahkan Indonesia

18 Februari 2019 13:33 WIB | dibaca 465

 
Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla secara resmi menutup Tanwir Muhammadiyah, Ahad (17/2). Dihadiri oleh ratusan undangan, penutupan Tanwir Muhammadiyah tahun 2019 ini berlangsung di Gedung Daerah Balai Raya Semarak Bengkulu atau Rumah Dinas Gubernur Bengkulu. 
 
Dalam sambutannya Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir menyampaikan rasa terimakasih kepada masyarakat Bengkulu yang menyambut seperti keluarga. "Tanwir ini sebenarnya tuan rumahnya adalah pemerintah dan masyarakat Bengkulu."
 
Terkait tanwir tahun 2019 yang sudah dilaksanakan oleh Muhammadiyah, dan menghasilkan 9 poin pemikiran strategis, Haedar menyampaikan harapannya kepada para peserta tanwir dan seluruh keluarga Muhammadiyah agar dapat menerapkan dalam segala bidang kehidupan. "Jika kita ingin memancarkan kecerahan untuk bangsa dan universal maka kuncinya ada pada kita memperaktikan dan kami yakin disegenap kader persyarikatan akan menjadi pelaku pencerahan."
 
    
 
Sementara itu, Wakil Presiden RI Jusuf Kalla yang menyampaikan amanat dan penutupan Tanwir Muhammadiyah memandang tema tanwir yang diangkat Muhammadiyah sangat penting. "Jika saya menyimak yang sudah disampaikan hasil Tanwir Muhammadiyah, tentu suatu kehormatan bagi saya untuk hadir dan  menutup acara ini karena beragama yang mencerahkan tentu suatu makna yg sangat penting." 
 
Menurut Jusuf Kalla, agama kita telah menjadi bagian dari hal yang telah banyak menimbulkan kebaikan tetapi lanjutnya,  tetapi di lain sisi karena pengaruh agama banyak juga terjadi hal lain seperti konflik. "Dari 50 negara Islam, setidaknya 15 negara berkonflik satu sama lain, kalau dulu konfilik untuk kemerdekaan tetapi kalau sekarang konflik antar sesama." JK menambahkan walaupun kondisi konflik tersebut telah banyak berkurang di Indonesia akan tetapi tidak kita tidak dapat menutup mata pada masih terjadinya gesekan-gesekan di beberapa daerah. "Karena itulah kita membutuhkan pencerahan," tegasnya. Menurut JK, Indonesia sebagai negara dengan penduduk Islam terbanyak mempunyai tanggung jawab moril untuk menyelesaikan hal tersebut.
 
 
Jusuf Kalla kemudian melanjutkan bahwa ia mendukung hasil keputusan Tanwir Muhammadiyah."Apa yang diputuskan oleh Tanwir ini menjadi bagian dari upaya kita semua untuk mencerahkan Indonesia."
 
Wakil Presiden RI ini juga berterimaksih kepada Muhammadiyah yang telah membantu membangun bangsa ini. "Saya berterimakasih kepada Muhammadiyah yang sejak dulu telah mendirikan suatu upaya amal ibadah mendirikan sekolah, rumah sakit, pesantren dan sebagainya untuk memperbaiki tata kehidupan kita semua." (Suri)
 
 
sumber foto : www.muhammadiyah.or.id