Guna Bangun Keluarga Sakinah, 'Aisyiyah Sumbar Gelar Bimbingan Perkawinan Pra Nikah

12 Oktober 2019 13:27 WIB | dibaca 213

PADANG – Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Sumatera Barat (PWA Sumbar) dan Pimpinan Pusat (PP) ‘Aisyiyah bekerjasama dengan Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) mengadakan Bimbingan perkawinan (Bimwin) bagi Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Putri serta karyawan ortom.

Sebanyak 50 AMM dan Mahasiswa serta karyawan ortom mengikuti Bimwin pra nikah bagi remaja usia nikah di aula PWA Sumbar, Padang, Jumat (11/10).

Dra. Noor Rachmah Pratikya selaku PP ‘Aisyiyah mengatakan kegiatan ini merupakan bimbingan pranikah bagi anak muda dalam usia nikah, bedanya calon pengantin sudah siap mendaftarkan ke KUA, sudah punya jadwal, dan datang bersama pasangan calon. "Melalui bimbingan ini nantinya akan menjadi bekal bagi remaja-remaja ketika mereka sudah menikah," kata Noor Rachmah.

Ia menambahkan, menikah merupakan salah satu bentuk ibadah yang sangat panjang. Sehingga sangat diperlukan bekal dan ilmu yang cukup untuk menjalaninya. "Jadi kegiatan ini untuk memberikan pemahaman bagaimana menikah agar nantinya sudah siap," ujarnya.

Berdasarkan data dari 23 provinsi se-Indonesia, 23 persen di antaranya menikah dini, oleh karena itu Bimwin ini menjadi sangat penting dilaksanakan. Kegiatan ini juga bertujuan memberikan pemahaman kepada remaja akan pentingnya kesiapan lahir batin menuju jenjang pernikahan. "Selain itu, untuk peningkatan kualitas mental generasi muda dalam membangun keluarga sakinah, menekan angka pernikahan di bawah umur serta menekan angka perceraian," ungkap Noor.

Menurut Noor Rachmah, kegiatan ini merupakan pelaksanaan program kegiatan Seksi Bimbingan Islam dan peran serta universitas untuk memberikan bimbingan perkawinan pra nikah sebagai bekal membangun rumah tangga.

Selama kegiatan, puluhan AMM menerima materi tentang kebijakan pelaksanaan bimbingan perkawinan dari Ketua PWA Sumbar, Dra. Hj. Meilarni Rusli. Materi dalam kegiatan Bimwin tersebut di antaranya Kebijakan Kementerian, konsep diri, membentuk keluarga sakinah yang handal, konsep remaja sukses study, serta kewiraswastaan.

Meiliarni Rusli didampingi Sekretaris Desi Asmaret mengatakan pernikahan bukan hanya merupakan menjalin hubungan antara laki-laki dan perempuan saja melainkan untuk membina rumah tangga menuju jalan yang diridhai Allahswt.

Tujuan kegiatan itu tidak lain agar terwujudnya keluarga yang sakinah dan bahagia. "Diharapkan juga masalah perceraian dapat diminimalkan melalui bimbingan perkawinan pra nikah ini," jelas Meiliarni. (RI/AAM)

Sumber: editor Rahmat Ilahi / minangkabaunews.com