Evaluasi : BSA Paciran Ajak PUS Lomba Cerdas Cermat Kespro

23 September 2014 10:41 WIB | dibaca 963

BSA Pemenang Lomba Cerdas Cermat Kespro (dokumen ‘Aisyiyah Lamongan)

 

Meskipun membutuhkan pemahaman dan kecermatan sebelum menjawab pertanyaan yang disampaikan moderator, lomba telah membantu mengasah pengetahuan mengenai isu-isu kesehatan reproduksi. Hal itu disampaikan oleh Umi Ni’matus Sholihah, salah satu peserta Cerdas Cermat Kespro yang diadakan oleh Balai Sakinah ‘Aisyiyah (BSA-QT) Cabang Paciran di MIM Kranji (19/9).

Umi menyampaikan, motivator-kader kespro Paciran sudah banyak melakukan sosialisasi tentang isu-isu kespro, UU Desa, peran gender, dan segala yang berkaitan dengan perempuan. “Alhamdulillah, kegiatan ini sangat bermanfaat buat kami perempuan desa”, ungkapnya saat dijumpai diakhir acara.

Menurut tim manajemen, kegiatan ini menjadi salah satu metode evaluasi untuk mengukur pengetahuan PUS di Paciran setelah sosialisasi isu-isu kespro pada Perempuan Usia Subur (PUS) yang dilakukan motivator-kader. Dengan metode ini, motivator-kader ingin menyampaikan bahwa evaluasi bisa dikemas menggembirakan dan tidak kaku.

Peserta lomba terdiri dari PUS di Desa Paloh dan Desa Kranji. Sebelum lomba dilaksanakan, peserta telah melalui tahap seleksi oleh motivator-kader masing-masing desa. Motivator Paloh mengirimkan enam wakil komunitas, yakni Paloh I, Paloh II, Paloh III, Weru I, Weru II dan Weru III. Sedangkan Motivator Kranji mengirimkan enam wakil komunitas, yakni Salamah, Aisyah, Zainab, Shafiyah, Fatimah, dan Khodijah. Dari seluruh peserta yang mengikuti tahapan lomba, BSA Zainab, BSA Weru III dan BSA Fatimah keluarga sebagai pemenang.

Riris Hantini, motivator sekaligus salah satu juri lomba mengaku senang dengan hasil lomba yang menurutnya di luar dugaan. “Saya gak nyangka kalau mereka bisa sepintar ini. awalnya saya kuatir, jangan-jangan mereka banyak yang lupa. Semua di luar dugaan. Alhamdulillah, tidak sia-sia kerja keras para kader dan motivator”, ungkapnya saat ditemui usai pelaksanaan acara. Selain Riris Hantini, Roudhotul Jannah, Tim Manajemen dan Bidan Tatik Mukhibah dari PKU Muhammadiyah Paciran hadir sebagai juri dalam lomba yang berlangsung meriah ini.

Sekalipun ditujukan untuk evaluasi hasil sosialisasi isu kespro, pemenang lomba tetap menerima apresiasi hadiah berupa peralatan masak yang akan dimanfaatkan di komunitas masing-masing.  (Anis/Mid)